Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah mengadakan acara Tarhib Ramadan dengan mengusung tema “Ramadan Keluarga Sehat Sakinah untuk Semua”.
Acara ini berlangsung secara hybrid di Masjid KH. Sudja PKU Muhammadiyah Gamping pada Sabtu (22/2/2025), dan dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap kesehatan dan kualitas ibadah umat Islam selama Ramadan.
Salah satu pembicara dalam acara ini adalah Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI Elvida Sariwati. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama bulan Ramadan agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan optimal.
“Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup, mengatur pola makan bergizi seimbang, serta memastikan istirahat yang memadai sangatlah penting agar kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik,” ungkapnya.
Kementerian Kesehatan sendiri telah mengembangkan berbagai program guna mendukung kesehatan masyarakat selama Ramadan, salah satunya adalah kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Program ini bertujuan untuk mendorong kebiasaan pola makan yang lebih sehat, termasuk selama menjalankan ibadah puasa.
Program Keluarga Sehat Sakinah yang diinisiasi oleh ‘Aisyiyah juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan keluarga Muslim selama Ramadan. Program ini tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga aspek mental dan spiritual.
Dengan adanya pembinaan yang komprehensif, diharapkan keluarga Muslim dapat menjalani bulan Ramadan dengan keseimbangan antara kesehatan jasmani dan ruhani.
Sebagai organisasi yang memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan umat, ‘Aisyiyah berupaya menghadirkan berbagai inisiatif yang selaras dengan program pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga.
Melalui program ini, umat Islam diajak untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat, terutama dalam memilih asupan makanan yang bergizi, menjaga pola tidur yang baik, serta mengelola stres dengan pendekatan spiritual.
Selain aspek kesehatan, pentingnya ilmu dalam menjalani Ramadan juga menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam acara Tarhib Ramadan ini. Direktur Utama PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faesol, mengungkapkan apresiasinya terhadap terselenggaranya acara ini dan menegaskan bahwa ilmu memiliki peran besar dalam meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci.
“Persiapan fisik, rohani, dan pemahaman ilmu sangat penting agar kita bisa menjalani Ramadan dengan sebaik-baiknya. Dengan bekal ilmu yang cukup, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa secara lebih khusyuk dan memperoleh manfaat yang maksimal,” tuturnya.
Faesol juga menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad PKU Muhammadiyah, yang ditutup dengan Tarhib Ramadan sebagai wujud refleksi dan persiapan memasuki bulan penuh berkah ini.
Dia pun mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dan PKU Muhammadiyah dalam menyelenggarakan kegiatan bermanfaat seperti ini.
“Dengan adanya kolaborasi antara Aisyiyah dan Kementerian Kesehatan RI, diharapkan umat Islam dapat menjalani Ramadan dengan lebih sehat, seimbang, dan bermakna. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mendorong penerapan gaya hidup sehat yang tidak hanya dilakukan selama bulan Ramadan, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari yang berkelanjutan,” katanya.
Tak hanya dihadiri oleh para pemangku kebijakan dan tenaga kesehatan, acara ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk seluruh Rumah Sakit PKU se-DIY.
Berbagai kegiatan menarik turut memeriahkan acara ini, seperti pemeriksaan kesehatan gratis yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan selama Ramadan. Selain itu, doorprize juga disediakan sebagai bentuk apresiasi bagi para peserta yang hadir.
Dengan adanya berbagai kegiatan bermanfaat dalam Tarhib Ramadan ini, diharapkan umat Islam semakin menyadari bahwa ilmu memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan ibadah puasa. Tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus,
Ramadan adalah momen untuk meningkatkan kualitas diri dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan persiapan yang baik, baik dari segi ilmu, kesehatan, maupun spiritualitas, diharapkan Ramadan dapat dijalani dengan penuh berkah dan memberikan dampak positif bagi kehidupan umat Islam secara keseluruhan. (ain/tim)