Memasuki hari ke-18 operasional haji 2025, layanan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia terus diperkuat. Tim Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bekerja optimal memastikan kondisi kesehatan jamaah tetap terjaga, terlebih menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi dr. Mohammad Imran, MKM menyampaikan, hingga Senin (19/5/2025), layanan kesehatan berjalan dengan baik di tiga lokasi utama: Makkah, Madinah, dan Bandara Jeddah.
“Kami terus membenahi dan memetakan titik-titik krusial layanan kesehatan, terutama di Kota Makkah,” ujarnya saat ditemui di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah.
Sejak sebelum kedatangan kloter pertama di Madinah, PPIH telah mengirimkan 90 ton obat-obatan ke Arab Saudi. Mayoritas berupa cairan rehidrasi untuk menangani dehidrasi, kondisi yang kerap menimpa jamaah akibat suhu tinggi dan aktivitas padat selama ibadah.
“Dehidrasi masih menjadi masalah umum bagi jamaah haji. Maka, pasokan cairan rehidrasi sangat kami perbanyak,” jelas Imran.
Rujukan ke Rumah Sakit Mitra Arab Saudi
Sesuai kebijakan baru pemerintah Arab Saudi, setiap negara wajib bekerja sama dengan layanan kesehatan lokal. Indonesia menggandeng Abeer Group dan beberapa rumah sakit mitra seperti Saudi National Hospital dan Rumah Sakit Al Ahli di Makkah serta Rumah Sakit Al Hayat di Madinah.
“Seluruh rujukan kesehatan jamaah ditangani dengan baik oleh rumah sakit mitra,” kata dr. Imran. Di Bandara Jeddah sendiri tersedia pos kesehatan dan ruang observasi untuk menangani jamaah dengan kondisi ringan sebelum diberangkatkan ke Makkah.
Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah menjadi prioritas utama, khususnya menjelang puncak haji. KKHI diperkuat 28 dokter spesialis, 6 dokter umum, dan 62 perawat. Mereka secara bergilir melakukan kunjungan medis ke sektor-sektor hotel tempat jamaah menginap.
“Kunjungan dokter spesialis ke kloter menjadi salah satu prioritas kami demi memastikan kesehatan jamaah menjelang Armuzna,” tutur dr. Imran.
Update Kedatangan Jamaah: Lebih dari 117 Ribu Tiba di Tanah Suci
Menurut data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag RI, per Senin (19/5/2025) pagi, sebanyak 117.600 jamaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Angka ini mencakup 57% dari total kuota jamaah haji reguler tahun ini yang mencapai 203.320 orang.
Dari jumlah tersebut, 71.947 jamaah sudah berada di Kota Makkah, 60.222 datang melalui Madinah, dan 11.727 melalui Bandara Jeddah (Gelombang 2). Total kuota haji Indonesia tahun ini adalah 221.000 jamaah, termasuk 17.680 jamaah haji khusus. (afifun nidlom)
