Abdul Mu’ti Ungkap Kunci Masa Depan di Hadapan Ulama NU

www.majelistabligh.id -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti menjadi pembicara dalam Sarasehan Ulama yang diselenggarakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) pada Selasa (4/2/2025).

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti upaya pendidikan Indonesia dalam membentuk generasi yang memiliki keluasan ilmu atau basthotan fil ilmi, yang berarti individu yang berpengetahuan luas.

Menurut Mu’ti, seseorang yang basthotan fil ilmi adalah mereka yang memiliki wawasan luas, bukan yang minim pengetahuan.

“Namun, untuk membangun Indonesia yang tangguh dan menghadapi tantangan masa depan, pengetahuan saja tidak cukup. Diperlukan juga individu yang memiliki fisik yang kuat,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu.

Mengacu pada kisah Thalut dalam Al-Qur’an, ia menjelaskan bahwa kepemimpinan yang baik harus ditopang oleh dua keunggulan: ilmu yang luas dan kekuatan fisik.

Dalam konteks ini, ia menilai bahwa program Asta Cita yang dicanangkan pemerintah, khususnya poin keempat, selaras dengan nilai-nilai Islam dan ajaran Al-Qur’an.

Lebih lanjut, Mu’ti menegaskan bahwa membangun negara yang kokoh juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki integritas dan dapat dipercaya.

Dengan demikian, dalam menghadapi tantangan global, individu perlu memiliki tiga aspek utama: kekuatan fisik, kepercayaan, dan wawasan ilmu yang luas.

“Masa depan dunia ditentukan oleh penguasaan ilmu. Dalam bidang ekonomi, misalnya, konsep knowledge-based economy atau ekonomi berbasis ilmu menjadi dasar utama,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pendidikan harus berperan dalam menyiapkan generasi yang memiliki wawasan luas atau knowledgeable person.

“Oleh karena itu, pendidikan bagi anak-anak Indonesia harus dimulai sejak usia dini sebagai fondasi yang kokoh untuk jenjang pendidikan selanjutnya,” papar dia.

Ia juga mengapresiasi peran organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dan NU dalam dunia pendidikan.

Kedua organisasi ini telah berkontribusi dengan menyediakan pendidikan mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga Perguruan Tinggi, yang merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. (*/tim)

Untuk mendapatkan update cepat silakan berlangganan di Google News

 

Tinggalkan Balasan

Search