Adab Ziarah Kubur

www.majelistabligh.id -

*) Oleh: Sigit Subiantoro,
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri

Ziarah kubur merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam dan disunnahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sebagai muslim, penting untuk mengetahui dan mengamalkan adab kubur agar ibadah ini semakin bernilai dan membawa kebaikan. Dengan mengikuti tuntunan Rasulullah, ziarah kubur tidak hanya menjadi sarana mendoakan orang yang telah tiada, tetapi juga menjadi pengingat akan kehidupan setelah mati.

Ada beberapa adab yang harus diperhatikan ketika berziarah kubur. Dikutip dari Buku Pintar 50 Adab Islam oleh Arfiani, berikut adalah adab ziarah kubur sesuai sunnah.

1) Mengucapkan salam

2) Tidak mengenakan alas kaki di kuburan
Sebagai bentuk penghormatan kepada penghuni makam.
“Wahai orang yang memakai sandal, celaka engkau, lepaskanlah sandalmu! Lalu orang itu melihat (bahwa yang menegurnya adalah) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka dia melepas dan melempar sandalnya.” (HR Abu Daud)

3) Mendoakan Mayat
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengunjungi makam para sahabatnya untuk mendoakan mereka dan memohon ampunan bagi mereka. Saat berdoa dianjurkan menghadap kiblat dan diperbolehkan mengangkat tangan.

4) Tidak duduk dan berjalan di atas kuburan
Menghindari duduk atau berdiri dan berdiri di atas makam. Diperbolehkan berjalan di sisi atau di antara makam-makam yang ada.
“Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kubur.” (HR Muslim)

5) Menyiram air
Menyiram air di atas makam saat berziarah diperbolehkan dalam Islam.
“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyiram (air) di atas kubur Ibrahim, anaknya, dan meletakkan kerikil di atasnya.” (HR Abu Daud)

Wallahu a’lam bishshawab

Semoga bermanfaat. (*)

Tinggalkan Balasan

Search