Airlangga Hartarto: Muhammadiyah Berperan Mendongkrak Perekonomian Nasional

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam dialog bersama warga Muhammadiyah. (ist)
www.majelistabligh.id -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa tingkat ekonomi Indonesia, khususnya pada Quartal 4 (Q4) di tahun 2025, mengalami peningkatan. Harapan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kurun waktu 4 tahun, perekonomian nasional ditargetkan mencapai pertumuhan ekonomi 8 persen.

Hal ini diungkapkan Airlangga Hartarto, dalam Seminar Nasional: Dialog Menko Perekonomian dengan Warga Muhammadiyah, Jumat (6/2/2026). “Ekonomi Indonesia di Q4 kemarin tumbuhnya lima persen. Pertumbuhan ekonomi ini lebih tinggi dari sebagian besar negara G-20. Dengan capaian 5,11 persen kita berhasil melampaui ekspektasi pasar,” jelas Airlangga.

Ia menambahkan, sejarah mencatat Indonesia pernah mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 1968, 1973, 1977, 1980, dan 1995, didorong oleh peningkatan investasi serta berkembangnya sektor manufaktur, otomotif, dan jasa.

“Indonesia dapat kembali mencapai pertumbuhan 8 persen dengan berfokus kepada strategi dan program prioritas di tengah tantangan dan ketidakpastian global,” tambahnya.

Kondisi tersebut mempertegas komitmen negara dalam menggenjot arus perekonomian negara. Airlangga juga mengapresiasi peran Muhammadiyah, sebagai stakeholder unggulan yang begitu penting bagi pemerintah. Peran Muhammadiyah untuk negeri yang sudah dijalankan, dinilai mampu mendongkrak secara signifikan roda perekonomian dan bisnis di Indonesia.

“Muhammadiyah tentunya sebuah organisasi yang solid, menyusun asetnya secara tertib, transparan, disiplin, dan ini menjadi salah satu organisasi yang dilihat oleh organisasi lain,” pungkas Airlangga. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search