Aisyiyah Masangan Wetan Gelar Pengajian Tarhib untuk Kesehatan Puasa

www.majelistabligh.id -

Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Masangan Wetan, Cabang Sukodono, Sidoarjo, menggelar Pengajian Tarhib Ramadan pada Jumat (28/2/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Mushola Muhaji Masangan Wetan, mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Sedikitnya 30 peserta yang terdiri dari anggota Pimpinan Ranting Aisyiyah se-Sukodono hadir.

“Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam menjaga kesehatan keluarga selama menjalankan ibadah puasa,” kata Ketua PRA Masangan Wetan Maulida Ayu, And. Keb.

Dia lalu menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang selalu diadakan menjelang bulan Ramadan.

“Ini sebagai bagian dari program edukasi dan pembinaan kesehatan bagi masyarakat, terutama ibu-ibu. Kami ingin memastikan bahwa keluarga-keluarga di lingkungan ini memahami bagaimana menjaga kesehatan mereka selama menjalankan ibadah puasa. Sebab, kesehatan fisik yang baik akan mendukung kelancaran ibadah, sehingga umat Islam dapat menjalankan puasa dengan nyaman dan optimal,” tutur bidan di RS PKU Muhammadiyah Surabaya,

Dalam acara tersebut, dr. Mirza Aulia, dokter umum dari Klinik Muhammadiyah Wage, hadir sebagai narasumber. Dia menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan fisik selama bulan Ramadan melalui pola makan yang seimbang dan hidrasi yang cukup.

“Sering kali kita mengabaikan pola makan saat sahur dan berbuka. Banyak orang cenderung langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar saat berbuka, padahal seharusnya kita mengawali dengan makanan ringan dan air putih terlebih dahulu agar sistem pencernaan tidak kaget. Selain itu, penting juga untuk menjaga asupan protein dan serat saat sahur agar energi bisa bertahan lebih lama sepanjang hari,” jelasnya.

Aisyiyah Masangan Wetan Gelar Pengajian Tarhib untuk Kesehatan Puasa
Suasana pengajian Tarhib Ramadan di Aisiyah Mesangan Wetan. foto: msh

Selain pemaparan dari dr. Mirza, acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta dapat mengajukan berbagai pertanyaan terkait kesehatan selama puasa.

Rina, salah seoarang peserta, bertanya tentang cara mengatasi dehidrasi selama berpuasa. Menanggapi pertanyaan tersebut, Mirza menjawab, “Salah satu cara terbaik untuk menghindari dehidrasi adalah dengan menerapkan pola minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas setelah salat tarawih, dan dua gelas saat sahur. Dengan cara ini, tubuh tetap terhidrasi tanpa merasa kembung.”

Zuhro, Sekretaris PRA Masangan Wetan, menambahkan bahwa acara ini tidak hanya sekadar pengajian, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dengan berbagai kegiatan tambahan.

“Kami ingin membuat acara ini lebih menarik dan berkesan. Oleh karena itu, selain ceramah kesehatan dari dr. Mirza, kami juga mengadakan sesi doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang hadir. Tidak hanya itu, kami juga memberikan bingkisan Ramadhan bagi seluruh peserta sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama,” ungkap guru di SD Muhammadiyah Sepanjang ini.

Acara ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para peserta. Mereka merasa mendapatkan banyak wawasan baru mengenai pola hidup sehat selama bulan Ramadan.

“Saya sangat senang mengikuti pengajian ini karena banyak sekali ilmu yang saya dapatkan. Terutama tentang cara menjaga kesehatan selama puasa. Saya jadi lebih paham bahwa makan berlebihan saat berbuka bisa berdampak buruk bagi tubuh. Terima kasih kepada Aisyiyah Masangan Wetan yang telah menyelenggarakan kegiatan bermanfaat seperti ini,” tutur Siti, salah seorang peserta.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi bulan suci dengan kondisi fisik yang prima dan semangat ibadah yang tinggi.

Pimpinan Ranting Aisyiyah Masangan Wetan berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa guna memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (msh)

 

Tinggalkan Balasan

Search