Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya (FH UMSurabaya). Kali ini alumni tersebut adalah Jenrison Nainggolan yang berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam Program Pendidikan Calon Hakim Terpadu (PPCHT) di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) se-Indonesia, Angkatan IV Gelombang I.
Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (12/06) dalam acara penutupan yang berlangsung di Kantor Mahkamah Agung RI, Jakarta. Bahkan dalam kesempatan tersebut, Presiden secara simbolis menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang telah diraih kepada para peserta terbaik, termasuk Jenrison Nainggolan.
Jenrison dikenal sebagai sosok mahasiswa yang cerdas, berdedikasi, dan aktif selama menempuh pendidikan di FH UMSurabaya. Capaian ini membuktikan bahwa lulusan FH UMSurabaya memiliki daya saing tinggi dalam kancah nasional, khususnya dalam bidang peradilan administratif.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Saudara Jenrison. Ini merupakan bukti konkret bahwa kualitas pendidikan hukum di FH UMSurabaya mampu mencetak calon-calon hakim yang unggul secara akademik dan integritas. Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni lainnya,” ujar Dekan Fakultas Hukum UMSurabaya, Satria Unggul W.P, S.H, M.H yang sangat mengapresiasi atas capaian tersebut.
Program Pendidikan Calon Hakim Terpadu (PPCHT) merupakan tahapan penting dalam pembentukan Calon Hakim yang dilaksanakan oleh Mahkamah Agung RI melalui Badan Litbang Diklat Kumdil. Program ini menjadi bagian dalam menyeleksi dan mendidik Calon Hakim melalui kurikulum yang telah disusun dengan tahapan ketat dan berorientasi pada kompetensi serta integritas moral.
Prestasi yang telah ditunjukkan oleh Jenrison Nainggolan menjadi bukti nyata atas kontribusi FH UMSurabaya dalam mencetak penegak hukum masa depan yang profesional dan berintegritas. Mempunyai kompetensi yang bisa diandalkan dalam membangun penegakan hukum di Indonesia yang lebih baik. (anang dony irawan)
