Baitul Arqam UMM Batch 6: Menyatukan Gagasan, Menguatkan Ideologi, Membangun SDM Unggul

www.majelistabligh.id -

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina sumber daya manusia yang unggul dan berakar kuat pada nilai-nilai ideologis Muhammadiyah melalui penyelenggaraan Baitul Arqam Batch 6.

Kegiatan strategis ini dilangsungkan selama lima hari penuh, pada 5 -9 Mei 2025, dan bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) UMM.

Sebanyak 35 peserta yang berasal dari kalangan dosen maupun tenaga kependidikan dari berbagai fakultas dan unit di lingkungan UMM turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Program ini merupakan salah satu agenda penting dalam proses pembinaan ideologis dan penguatan karakter sivitas akademika UMM. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk lebih mengenal dan memahami identitas serta nilai-nilai dasar Muhammadiyah yang menjadi fondasi utama pengembangan institusi.

Tidak hanya itu, Baitul Arqam juga dirancang sebagai ruang reflektif dan transformatif, di mana para peserta dapat mengevaluasi kembali peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari perguruan tinggi yang berlandaskan Islam berkemajuan.

Dalam sambutan pembukaannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menekankan pentingnya pemahaman terhadap identitas kelembagaan.

Dia mengibaratkan bahwa untuk dapat mengelola sebuah institusi dengan baik, setiap individu harus terlebih dahulu mengenal dan mencintai “rumah” tempat ia bernaung, yaitu UMM dan Muhammadiyah itu sendiri.

“Pada hakikatnya, kita harus mengenal rumah sendiri, yaitu UMM dan Muhammadiyah,” tegasnya.

Dikatakan Nazaruddin, mengelola institusi pendidikan bukan semata-mata soal sistem dan aturan, tetapi juga soal seni, kreativitas, serta pengelolaan manusia.

“Yang menentukan keberhasilan bukan hanya sistem yang canggih, tetapi manusianya. Sumber daya manusia yang mau terus belajar, berkembang, dan berevolusi adalah kunci utama dalam mencapai keberhasilan bersama,” tambah dia.

Penekanan akan pentingnya ideologi juga disampaikan Wakil Rektor V Bidang AIK dan Kemahasiswaan, Prof. Tri Sulistyaningsih.

Dalam paparannya, beliau menyoroti bahwa keberagaman latar belakang para peserta bukanlah suatu hambatan, melainkan potensi yang dapat disatukan dalam kerangka ideologi Muhammadiyah.

Tri mengajak para peserta untuk menjadikan nilai-nilai Muhammadiyah sebagai perekat sekaligus kompas moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Kalau kita kaji lebih dalam, Muhammadiyah memiliki ideologi yang khas. Karena itu, bapak dan ibu yang datang dari berbagai latar belakang, ketika bergabung di UMM, perlu disinergikan untuk menjadi mentari-mentari yang menyinari masyarakat dengan nilai-nilai Islam berkemajuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusdiklat PSDM UMM Zen Amiruddin juga memberikan catatan penting terkait suasana kegiatan. Ia menekankan bahwa kenyamanan dan kesuksesan sebuah pelatihan tidak hanya ditentukan oleh kualitas materi, melainkan juga oleh kualitas interaksi dan rasa kebersamaan antar peserta.

“Seiring dengan berjalannya kegiatan Baitul Arqam, rasa nyaman akan tumbuh ketika kita semua saling membuka diri, saling memahami, dan menciptakan kebersamaan. Dalam suasana seperti inilah, transformasi nilai dapat berlangsung secara lebih efektif dan menyentuh,” tuturnya.

Selama lima hari kegiatan berlangsung, peserta terlibat dalam berbagai sesi yang dirancang secara partisipatif dan kontekstual. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman mendalam tentang ideologi Muhammadiyah, nilai-nilai keislaman, penguatan karakter kepemimpinan, serta praktik spiritual seperti refleksi diri dan kegiatan ibadah.

Para peserta tidak hanya mendapatkan bekal pengetahuan, tetapi juga mengalami proses pembelajaran yang menyentuh ranah afektif dan spiritual.

Salah satu peserta mengungkapkan kesannya dengan antusias. “Baitul Arqam memberi ruang bagi saya untuk kembali merefleksikan makna menjadi bagian dari Universitas Muhammadiyah Malang. Di sini saya tidak hanya diperkaya secara ideologis, tetapi juga merasa semakin dekat dengan rekan-rekan sejawat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari lembaga pendidikan yang mengusung nilai-nilai Islam berkemajuan, UMM terus berkomitmen untuk melaksanakan program-program pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Melalui Baitul Arqam Batch ke-6 ini, UMM membuktikan bahwa sinergi antara ideologi, profesionalisme, dan kekeluargaan mampu membentuk pribadi-pribadi unggul yang siap mengemban amanah dalam pengembangan institusi dan pengabdian kepada masyarakat.

Program ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah langkah nyata dalam merawat semangat kebersamaan dan memperkuat fondasi ideologis kampus. (wh)

 

Tinggalkan Balasan

Search