Santri dan Asatidz asatidzah Muhammadiyah Boarding School (MBS) Trenggalek mengadakan pelatihan Bahasa Arab menggunakan Metode Alam, di kampus 3 Muhammadiyah Boarding School Trenggalek. Pelatihan ini dilaksanakan 16-19 Januari 2026. Dengan Metode Alam ini, pelajaran Bahasa arab yang biasanya dipelajari bertahun-tahun, dapat mereka kuasai hanya dalam dua hari.
Pelatihan Metode Alam Angkatan ke-52 ini dinilai sangat penting untuk dilakukan oleh MBS Trenggalek, karena memahami Bahasa arab adalah kunci utama seorang santri memahami ilmu agama.
Hanya saja, untuk memahami kaidah Bahasa arab ini bukanlah hal yang mudah. Hal ini tentu dirasakan oleh semua pesantren maupun pembelajar di manapun mereka berada. Selain membutuhkan waktu yang sangat lama karena banyaknya materi, para santri juga harus berperang dengan perasaan jenuh karena susahnya memahami kaidah Bahasa arab.
Namun dengan menggunakan Metode Alam, mitos bahwa belajar bahasa arab itu adalah momok bagi setiap santri tersebut dapat dipatahkan. Dalam waktu singkat dan suasana yang begitu menyenangkan, para santri mampu memahami kaidah bahasa arab dengan sangat baik.
Metode Alam yang disusun Oleh Ust. Dr. Muhammad Nur Alam Fajar Syam, M.Pd ini, begitu efektif dan Nyata dalam mengajarkan cara memahami nahwu dengan waktu yang sangat singkat, sehingga bisa menjadi alternatif metode belajar kaidah ahasa arab.
Ustadz Alam yang berprofesi sebagai Guru PAI di SMAN 4 Blitar ini menyatakan bahwa Metode Alam adalah singkatan dari Ajaib, Lugas, Asyik dan Mudah. Metode ini terbukti sangat “Ajaib” waktu belajarnya, karena untuk menyelesaikan dari level 0 yang setara dengan pembelajaran 2 tahun di pondok bisa di tempuh hanya dalam waktu kurang dari 2 hari. Bahkan di hari kedua para santri diuji langsung satu persatu dan disaksikan oleh para asatidz, mereka mampu mengi’rob dengan baik.
Materi pada metode Alam ini juga sangat “Lugas”, karena to the point pada materi yang dibutuhkan para siswa untuk langsung memahami I’rob. Diharapkan di level 4 para siswa sudah mampu membaca kitab dan bercakap cakap dengan baik.
Yang sangat menarik, metode ini sangat “Asyik”, menyenangkan dan tidak membosankan. Para santri diajak belajar kaidah bahasa arab sejak pagi hingga malam hari sekalipun mereka tetap enjoy. Bahkan Ketika ust. Alam akan mengakhiri pelatihan pada pukul 21.00 sesuai dengan jadwal, mereka meminta dilanjutkan terus hingga larut malam. Semua ini berkat gelombang cinta yang digunakan oleh Ustadz Alam dalam mengajarkan Metode Alam.
Dan keunggulan utama dari metode ini adalah sangat “Mudah” dipahami oleh berbagai kalangan dan usia. Bahkan ada salah satu peserta yang berumur 10 tahun sudah mampu mengi’rob dasar dengan baik.
Bahkan di beberapa pelatihan sebelumnya, para peserta banyak yang berusia Lanjut. Ada yang sudah berumur 70 tahun lebih mampu memahami dan mengi’rob dasar dengan baik.
Pelatihan ini didampingi langsung oleh wakil mudir MBS, Ust Nanang Nurcahyanto S.Pd. “Saya selaku Wakil Direktur MBS Trenggalek bidang Pengasuhan merasa sangat terkesan dengan Metode Alam yang diajarkan,” kata Ust Nanang.
Metode ini disampaikan dengan cara yang cepat, lugas, dan tidak membosankan. Alhamdulillah, dalam waktu hanya dua hari, para santri sudah menunjukkan kemampuan yang signifikan dalam memahami dan mempraktikkan i‘rab. Sebuah metode yang efektif, aplikatif, dan sangat layak untuk diterapkan di lembaga pendidikan Islam. || Dr. Muhammad Nur Alam Fajar Syam, M.Pd. (kontributor)
