Puluhan trofi dibagikan kepada peserta berprestasi dalam acara Khotmul Qur’an dan Imtihan ke-3 SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya yang digelar pada Sabtu (31/5/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Khotmul Qur’an dan Imtihan yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali sejak SD Musix beralih ke metode pembelajaran Al-Qur’an berbasis Ummi, di bawah koordinasi Kaur Ismuba.
Pada Imtihan kali ini, sebanyak 103 peserta diwisuda setelah menyelesaikan program Tartil, Tahfidz, dan Turjuman.
“Pada Imtihan ke-3 ini, peserta Tartil berjumlah 45 orang, Tahfidz 58 orang, dan Turjuman sebanyak 25 orang,” ujar Abdul Gani Zubair, Ketua Panitia.
Dia menambahkan, untuk peserta Tartil harus menguasai ilmu Tajwid dan Gharib. Sedangkan kategori Tahfidz diikuti oleh mereka yang telah menyelesaikan hafalan Juz 30, 29, 1, 4, 5, dan 6.
“Perbedaan antara Imtihan kali ini dengan sebelumnya adalah adanya kategori Turjuman,” jelasnya.
Dalam kategori Turjuman, para peserta dituntut mampu menerjemahkan kata demi kata dari suatu surat Al-Qur’an, kemudian menjelaskan makna dan intisari surat atau ayat tersebut.
“Kami sangat bangga kepada SD Musix yang telah melakukan percepatan luar biasa dalam pembelajaran Al-Qur’an,” tegas H. Hadziq Asy Syairofi, S.HI., Direktur Ummi Foundation Cabang Surabaya.
Dia menyebutkan bahwa umumnya, untuk meraih Sertifikat Sekolah Percontohan dibutuhkan waktu minimal lima tahun.
“Namun sekolah ini hanya membutuhkan waktu tiga tahun saja,” tambahnya.
Kepala SD Musix Munahar, SHI, MPd turut memberikan apresiasi terhadap kolaborasi para guru.
“Semua ini bisa tercapai karena kesungguhan para pengajar Al-Qur’an dan kerja sama yang baik dengan seluruh guru SD Musix,” ungkapnya.
Dalam sambutannya sebagai Sekretaris Umum PWM Surabaya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ummi Foundation atas pendampingan dan jaminan mutu pembelajaran yang selama ini diberikan.
Setelah penyerahan sertifikat kelulusan, acara dilanjutkan dengan pengumuman dan penyerahan trofi kepada para peserta yang meraih prestasi terbaik.
“Para hadirin yang dirahmati Allah, saatnya kita panggil para santri berprestasi!” seru Dewi Nur Safiatul Aliyah selaku pembawa acara, disambut riuh tepuk tangan peserta dan wali murid.
Suasana haru dan tegang menyelimuti. Para peserta tampak berdebar, berharap namanya dipanggil ke atas panggung. Mereka yang berhasil meraih prestasi tampil di panggung didampingi orang tua masing-masing.
Salah satu peserta yang paling berbahagia adalah An Nisaa Kusuma Rahmania dari kelas 5-A. Ia berhasil meraih dua gelar sekaligus, yakni Terbaik Tartil dan Tahfidz Juz 29.
“Bahkan, dia memperoleh nilai sempurna pada kategori Tahfidz Juz 29,” ungkap Zubair, panggilan akrab Abdul Gani Zubair.
Ketika diwawancarai oleh kontributor, ia menjawab dengan mata berkaca-kaca, “Alhamdulillah, saya tidak menyangka dan sangat terkejut saat nama saya dipanggil dua kali. Semua ini berkat bimbingan para ustadz-ustadzah dan doa dari bunda.”

Daftar Peraih Prestasi Terbaik
A. Kategori Tartil
- Terbaik 1: An Nisaa Kusuma Rahmania (5-A)
- Terbaik 2: Aira Ramadhani Salamah (3-B)
- Terbaik 3: Ismiyatul Ainiyah (6-C)
- Terbaik 4: Aqila Zalfa Humaira (6-C)
B. Kategori Tahfidz Juz 30 (Peraih Nilai Sempurna)
- Alya Azmi Athifah (5-A)
- Zakwan Ahmad Ghaisano Manaf (5-A)
- Muhammad Fathan Ary Thoillah (6-C)
- Qinara Putri Aldevina (5-B)
C. Kategori Tahfidz Juz 29
- Nilai Sempurna: An Nisaa Kusuma Rahmania (5-A)
- Terbaik 1: Athaya Fairuz Ruchiat (6-B)
- Terbaik 2: Muhammad Rafa Azka Pratama (6-A)
D. Kategori Tahfidz Juz 1
- Terbaik 1: Sayyida Kanza Nur Nafisah (4-B)
- Terbaik 2: Aqila Khanza Mahira Ahfazhani (6-A)
- Terbaik 3: Allan Yusuf Juanda
E. Kategori Tahfidz Juz 4, 5, 6
- Terbaik: Auliecia Putri Cahyono (6-B)
- Terbaik: Ilham Zaidan Ar Rabbani (6-C)
F. Kategori Turjuman
- Nilai Sempurna: Nada Azumy Al Aufiya (6-B)
- Terbaik 1: Naura Assyabiya Syauqiya (6-C)
- Terbaik 2: Nida Nafia (6-C)
- Terbaik 3: Adhyasta Ghalibie (6-A)
- Terbaik: Hamidah Abdulloh (6-C)
Acara Khotmul Qur’an dan Imtihan ke-3 SD Musix ini menjadi momen berharga yang tidak hanya menampilkan prestasi gemilang para siswa dalam bidang Al-Qur’an, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat sekolah dalam membangun generasi Qur’ani yang unggul.
Dengan semangat kolaborasi antara guru, orang tua, dan Ummi Foundation, SD Musix sukses mencetak para santri yang tak hanya cakap membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya secara mendalam.
Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini. (basirun)
