“Small goodness, if done in istiqomah, will be far more meaningful than the great good that is only occasionally.”
(Kebaikan yang kecil, jika dilakukan secara istikamah, akan jauh lebih berarti daripada kebaikan besar yang hanya sesekali)
Dalam menjalani kehidupan, seringkali kita dihadapkan pada godaan untuk berbuat maksiat atau menunda-nunda kebaikan. Namun, Islam mengajarkan sebuah konsep fundamental yang menjadi kunci keberhasilan di dunia dan akhirat.
Istikamah, secara bahasa berarti tegak lurus atau konsisten, merujuk pada keteguhan hati dan konsistensi dalam menjalankan perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya, secara terus-menerus tanpa henti, sekalipun dalam keadaan sulit.
Istikamah bukan hanya tentang melakukan satu atau dua perbuatan baik, melainkan menjadikannya sebagai gaya hidup, sebuah komitmen yang tak tergoyahkan. Ia adalah pilar utama bagi setiap muslim untuk meraih derajat takwa yang sesungguhnya.
Tanpa istikamah, amal ibadah kita bisa menjadi seperti buih di lautan, banyak namun tak berbobot. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya:
إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَبْشِرُوا۟ بِٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih, dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”(QS.Fussilat:30)
Ayat ini dengan jelas menunjukkan balasan yang agung bagi mereka yang istiqomah, yaitu ketenangan jiwa dan jaminan surga. Malaikat akan mendampingi mereka, menghilangkan rasa takut dan sedih, serta memberikan kabar gembira.
Jadi istikamah adalah landasan utama bagi setiap Muslim untuk mencapai kebahagiaan sejati, baik di dunia maupun di akhirat. Ia bukan sekadar perbuatan sesaat, melainkan sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan tekad yang kuat.
Semoga bermanfaat. (*)
