Pada tiap peristiwa, yang Allah hadirkan di sekitar kita itu, pasti mengandung hikmah yang tersirat bagi siapapun yang jujur dan menyadarinya. Pada kematian seseorang, kita diajarkan bahwa kehidupan di dunia ini sementara. Pada tiap kehilangan, kita diajarkan bahwa segalanya hanyalah titipan, dan lain sebagainya. Apapun itu pasti dihadirkan Allah bukan tanpa maksud di baliknya.
Dalam urusan amal, kita harus memiliki kesadaran bahwa tidak ada garansi dari kebaikan-kebaikan yang telah kita pelajari, upayakan, dan coba istiqomahi selama ini, menjadi gambaran tetap bagaimana di pertengahan dan akhir usia nanti. Itulah kenapa kita senantiasa diajarkan untuk minta hidayah pada Allah, agar apa yang telah kita yakini hari ini, Allah tetap teguhkan hati ini, yang mendorong seluruh anggota tubuh untuk berbuat kebaikan, bisa langgeng hingga akhir nanti.
Ada satu filosofi Jawa yang berbunyi “Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan, Ojo Aleman” kurang lebih artinya “Jangan mudah terheran-heran, jangan mudah menyesal, jangan mudah terkejut, jangan manja.” Kenapa demikian? Karena sejarah sudah memberi contoh betapa banyak mereka yang di awal bertabur iman, akan tetapi meninggal dalam keadaan murtad. Na’udzubillah.
Selama manusia hidup, pasti akan Allah hadirkan ujian yang beragam, kadang ringan kadang berat, kadang sebentar kadang lama, dan sunnatullahnya memang begitu, tidak bisa dihindari. Alih-alih menghindarinya, yang bisa kita ikhtiarkan hanyalah dengan menguatkan iman kita, tancapkan betul ke dalam hati. Sebab hanya dengan hal tersebutlah modal besar agar kita selamat dalam mengarungi kehidupan ini.
Jika hari ini kita sedih, takut dan menyesal atas ketidak istiqamahan, kesedihan itu hal yang wajar. Hanya saja jangan sampai berlarut. Barangkali Allah hadirkan ujian itu sebagai ujian yang akan menjaga diri kita.
Memang berat. Namun dengan begitulah kadang, manusia sadar bahwa dirinya bukan siapa-siapa di hadapan Rabb-nya. In syaa Allah, Allah menjaga iman yang tertancap kuat di dalam dada kita. Aamiin.
In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah. (fimdalimunthe55@gmail.com)
