DPD IMM Bersama Majelis Tabligh & Dakwah Komunitas dan Lazismu Kalteng Perkuat Kolaborasi Dakwah Ramadan

IMM Kalteng gandeng unsur lain untuk dakwah Ramadan. (ist)
www.majelistabligh.id -

Dalam rangka menyambut dan mengisi Bulan Ramadan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Tengah (DPD IMM Kalteng) bersama Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng dan Lembaga Amil, Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kalteng melakukan kolaborasi menggerakkan dakwah di Bulan Ramadan 1447 H. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat PWM Kalteng, Senin (16/2/2026).

Agenda utama pertemuan membahas rencana pengiriman mubaligh mahasiswa ke berbagai daerah di Kalimantan Tengah sebagai upaya mengoptimalkan syiar Islam dan pelayanan dakwah selama Ramadan 1447 H.

Ketua Umum DPD IMM Kalteng, Aris Pratama Gunawan, menyampaikan bahwa DPD IMM Kalteng siap mengirimkan kembali para mubaligh mahasiswa ke berbagai daerah dan masjid.

“DPD IMM Kalimantan Tengah melalui Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Daerah (KM3Da) IMM Kalteng siap menerjunkan kembali kader-kader mubaligh terbaik, program tersebut kami beri nama Dai Muda Penggerak Desa/Masjid, sebagai upaya dalam memakmurkan masjid dan memberdayakan masyarakat desa,” ujarnya.

Aris menegaskan bahwa pelaksanaan program dakwah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Dalam konteks ini, kerja sama yang dimaksud terutama melibatkan Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PWM Kalteng serta Lazismu Kalteng.

Kolaborasi lintas unsur Muhammadiyah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan, memberdayakan, serta menyentuh masyarakat hingga ke daerah-daerah yang membutuhkan pendampingan keagamaan.

Para mubaligh mahasiswa yang akan ditugaskan diharapkan mampu berperan aktif dalam mengisi kegiatan Ramadan, seperti pengajian, kultum, pembinaan remaja masjid, serta pendampingan sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Drs. H. Rois Mahfud, M.Pd., Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PWM Kalteng mengatakan bahwa menjadi mubaligh atau dai harus dapat beradaptasi dengan masyarakat sekitar, menjaga akhlak, dan menyiapkan materi dakwah dengan sebaik mungkin, sehingga pesan yang disampaikan tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga menyentuh hati serta relevan dengan kebutuhan umat.

“Seorang dai dituntut untuk peka terhadap kondisi sosial, budaya, dan tingkat pemahaman jamaah, agar dakwah yang disampaikan mampu menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, pesannya,” kata Rois.

Sinergi antara DPD IMM Kalteng, Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PWM Kalteng, dan Lazismu Kalteng juga diarahkan untuk memastikan program dakwah Ramadan berjalan terstruktur, terorganisir, dan tepat sasaran. Dukungan dari Lazismu Kalteng diharapkan dapat memperkuat aspek pendanaan dan logistik bagi para mubaligh mahasiswa yang akan bertugas di berbagai wilayah.

Melalui program dakwah ini, diharapkan seluruh unsur dapat bersinergi sebagai satu kesatuan yang utuh di bawah naungan Muhammadiyah. Lazismu Kalteng senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap berbagai agenda IMM Kalteng, khususnya dalam penguatan dan pengembangan dakwah. || Aris Pratama G

Tinggalkan Balasan

Search