Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang (RSMJ) resmi berganti nakhoda. Saat ini RS tersebut dipimpin oleh dr. Iwan Hartono sebagai direktur untuk masa jabatan 2025–2029, menggantikan dr. Abdul Ghofir. Pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, dr. Sukadiono.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Sukadiono, menginstruksikan agar RSMJ di bawah kepemimpinan baru terus melakukan percepatan standarisasi layanan. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM serta penguatan fasilitas medis agar mampu bersaing secara sehat dan profesional.
Salah satu langkah strategis yang diapresiasi adalah penyediaan fasilitas kamar rawat inap standar BPJS (KRIS) yang didesain dengan kualitas setara kelas VIP. Menurut Sukadiono, kebijakan tersebut sejalan dengan visi Muhammadiyah untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang inklusif dan merakyat.
Sementara dr. Abdul Ghofir merefleksikan perjalanan RSMJ dalam menghadapi berbagai tantangan berat, mulai dari dinamika regulasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tekanan finansial pascapandemi COVID-19, hingga upaya menjaga stabilitas manajemen dan sumber daya manusia. Ia menegaskan bahwa dedikasi seluruh karyawan menjadi kekuatan utama rumah sakit dalam melewati masa-masa sulit tersebut.
“Fondasi manajemen dan SDM yang ada saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh keluarga besar RSMJ. Saya berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan dan mengembangkan capaian ini,” ujarnya.

Direktur RSMJ yang baru dilantik, dr. Iwan Hartono, menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan melalui konsep High Touch. Dengan pengalaman lebih dari 16 tahun di jajaran direksi rumah sakit Muhammadiyah, dr. Iwan menegaskan bahwa sentuhan empati menjadi kunci utama pelayanan kesehatan di tengah pesatnya perkembangan teknologi medis.
“Kami ingin melayani pasien dengan sepenuh hati, selayaknya melayani keluarga sendiri. RS Muhammadiyah Jombang hadir untuk semua lapisan masyarakat dengan pelayanan yang ramah, profesional, dan berkeadilan,” tegasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, Abdul Malik menekankan bahwa kekuatan RSMJ terletak pada rasa memiliki dan sinergi seluruh warga persyarikatan. Ia berharap RSMJ terus tumbuh sebagai amal usaha Muhammadiyah yang mandiri, unggul, dan menjadi rujukan layanan kesehatan di Kabupaten Jombang.
Dengan sinergi organisasi yang solid dan komitmen kepemimpinan baru, RS Muhammadiyah Jombang optimistis dapat terus bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan yang modern, profesional, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. (*/tim)
