Dua Tahun, Ranting Masangan Wetan Lahirkan Dua Unit Usaha dan TPQ

Dua Tahun, Ranting Masangan Wetan Lahirkan Dua Unit Usaha dan TPQ

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Masangan Wetan, Cabang Sukodono, Sidoarjo menggelar Rapat Kerja (Raker) II di Villa Damar Sewu, Pacet, Mojokerto, pada Ahad-Senin (25-26/1/2025).

Dengan mengusung tema “Menuju Ranting Berkemajuan dan Berkemakmuran,” kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari 15 keluarga Muhammadiyah.

Raker kali ini dirancang berbeda dengan menyisipkan kegiatan family gathering. Sekretaris PRM Masangan Wetan, Afif Khuswanto, menyebut bahwa konsep ini bertujuan mempererat kebersamaan antarkeluarga Muhammadiyah.

“Agenda Raker Ke-2 ini sengaja kami padukan dengan family gathering supaya lebih saling mengenal dan menciptakan keakraban. Kebersamaan ini penting untuk memperkuat gerakan dakwah di Masangan Wetan,” ujar Afif, yang juga guru di SD Muhammadiyah 22 Surabaya.

Kegiatan hari pertama diawali dengan salat magrib berjamaah, dilanjutkan perkenalan keluarga baru, dan ditutup dengan acara santai berupa barbeku ikan dan jagung serta makan malam bersama.

Pada hari kedua, peserta memulai agenda dengan jalan pagi bersama, diikuti memasak dan sarapan bersama, kemudian masuk ke inti kegiatan, yaitu sidang komisi dan rapat pleno. Semua agenda ditutup dengan penyusunan program kerja tahun 2025-2026.

Ketua PRM Masangan Wetan, Dr. Sholikh Al Huda, menjelaskan tiga tujuan utama dari raker ini.

“Tujuan kami adalah menyampaikan laporan program dakwah tahun pertama, melakukan evaluasi, dan merancang program kerja tahun kedua. Semua ini untuk memastikan keberlanjutan dakwah yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat,” ujar Sholikh.

Pada tahun pertama, PRM Masangan Wetan berhasil menjalankan sejumlah program yang berdampak positif. Salah satu pencapaian penting adalah Deklarasi Muhammadiyah Ranting Masangan Wetan sebagai awal berdirinya ranting di wilayah tersebut.

Selain itu, beberapa kegiatan lain yang telah terlaksana di antaranya pelantikan pengurus PRM, PRA, dan PRPM di Balai Desa Masangan Wetan, bakti sosial berupa pemberian 100 paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian bakso gratis untuk warga.

“Selain itu, ada megengan Ramadan dengan pengajian PRA, pemberian sembako dan sayuran untuk janda serta lansia, serta khitanan massal gratis yang bekerja sama dengan Sunat Gratis Indonesia (SGI),” imbuh Sholikh.

Sholikh menyebutkan bahwa semua program tersebut adalah bagian dari ikhtiar untuk membangun ranting yang berkemajuan.

“Alhamdulillah, berbagai kegiatan dapat berjalan lancar. Program-program ini tidak hanya bermanfaat bagi anggota Muhammadiyah, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat Masangan Wetan,” tambahnya.

PRM Masangan Wetan juga telah merintis beberapa unit usaha strategis untuk mendukung keberlanjutan dakwah dan kemandirian ekonomi organisasi. Unit usaha tersebut meliputi agen travel Safar Utama, yang melayani kebutuhan perjalanan domestik dan internasional, termasuk umrah dan haji.

Lewat layanan yang terpercaya dan profesional, agen ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi ranting, tetapi juga membantu warga Muhammadiyah dan masyarakat luas dalam menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman.

Selain itu, PRM Masangan Wetan juga mendirikan usaha katering bernama Surya Catering. Usaha ini menawarkan berbagai pilihan menu untuk acara keluarga, pengajian, maupun kegiatan besar lainnya.

Dengan mengedepankan cita rasa dan kualitas, Surya Catering menjadi salah satu andalan dalam menyediakan kebutuhan konsumsi berbagai acara sekaligus menjadi sumber pemasukan yang signifikan bagi kegiatan dakwah.

Tidak hanya fokus pada bidang ekonomi, PRM Masangan Wetan juga mendirikan TPQ Muhajirin Muhammadiyah. Lembaga pendidikan Al-Qur’an ini menjadi pusat pembelajaran bagi anak-anak dan remaja di Masangan Wetan untuk mendalami ilmu agama, membaca, serta menghafal Al-Qur’an.

Melalui pendirian TPQ ini, PRM Masangan Wetan berharap dapat mencetak generasi muda yang unggul secara spiritual dan intelektual, yang nantinya akan menjadi penerus dakwah di masa depan.

“Unit usaha ini diharapkan menjadi penguat ekonomi sekaligus mendukung keberlangsungan dakwah kami,” ungkap Afif, Sekretaris PRM Masangan Wetan.

Dengan dukungan penuh dari keluarga besar Muhammadiyah dan semangat kebersamaan yang terus terjaga, PRM Masangan Wetan berkomitmen untuk menjadi motor penggerak dakwah yang berkemajuan.

Dia menambahkan, langkah-langkah inovatif dalam pemberdayaan ekonomi dan penguatan pendidikan spiritual ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota Muhammadiyah, tetapi juga dirasakan secara luas oleh masyarakat Masangan Wetan dan sekitarnya. (sh)

Untuk mendapatkan update cepat silakan berlangganan di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *