Kita hidup di dunia hanya sebentar. Dunia sebagai tempat ujian dan cobaan bagi manusia.
Allah Wa Ta’ala berfirman:
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melupakan, dan perhiasan dan bermegah-megahan di antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya menjadi kuning; kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al-Hadid: 20)
Dunia dalam Islam memiliki beberapa karakteristik:
- Tempat ujian: Dunia adalah tempat ujian bagi manusia untuk membuktikan iman dan ketaatan mereka kepada Allah Wa Ta’ala.
- Sifatnya sementara: Dunia ini sementara dan akan berakhir.
- Tidak kekal: Apa pun yang ada di dunia ini tidak kekal, termasuk kekayaan, kekuasaan, dan kenikmatan.
- Bisa menjadi fitnah: Dunia bisa menjadi fitnah (cobaan) bagi manusia jika mereka terlalu sibuk dengan urusan dunia dan melupakan akhirat.
Oleh karena itu, sebagai muslim dianjurkan untuk:
- Tidak terlalu sibuk dengan dunia: Fokus pada urusan akhirat
- Menggunakan dunia sebagai sarana: untuk mencapai kebahagiaan akhirat.
- Selalu ingat Allah: dan tidak melupakan-Nya dalam kesibukan dunia.
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad.
In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah. || fimdalimunthe55@gmail.com
