Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto resmi menggelar ajang pencak silat eLKISI CUP #1 yang berlangsung meriah di GOR pondok setempat, pada Kamis–Jumat, 29–30 Mei 2025. Dalam momentum ini, eLKISI juga secara resmi menetapkan Hari Senin sebagai Hari Tapak Suci, di mana seluruh asatidzah, karyawan, dan santri diwajibkan mengikuti latihan pencak silat selama satu hingga dua jam.
Kebijakan ini disampaikan dalam pembukaan eLKISI CUP #1 yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Drs. Robby Harmono, Sekretaris Wilayah Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) Jawa Timur, serta para pendekar dan pimpinan daerah Tapak Suci sekitarnya.

Sebanyak enam pendekar Tapak Suci turut hadir, memberikan semangat dan apresiasi terhadap kegiatan ini yang dinilai sebagai langkah penting dalam membangun semangat bela diri dan kedisiplinan para santri.
Ketua pelaksana sekaligus pelatih Tapak Suci eLKISI, Yeni Widiawati, S.Pd, menyampaikan harapannya agar ajang ini bisa terus berlanjut dan berkembang.
“InsyaAllah tahun depan kami targetkan bisa melibatkan peserta se-Jawa Timur. Semangat para peserta luar biasa, ini menunjukkan bahwa pencak silat Tapak Suci masih diminati generasi muda,” ungkapnya.
eLKISI CUP #1 berhasil menarik 330 peserta, yang terdiri dari para santri di Mojokerto Raya serta beberapa undangan dari Pimpinan Daerah Tapak Suci terdekat. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi dari kalangan pelajar dan santri terhadap olahraga bela diri yang sarat dengan nilai spiritual dan kedisiplinan.
Dalam sambutannya, KH. Dr. Fathur Rohman, M.Pd, selaku Direktur eLKISI, menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam pengembangan Tapak Suci.
“Kami berharap pengurus Tapak Suci, IPSI, KONI, dan seluruh pemangku kebijakan dapat memberikan perhatian lebih agar Tapak Suci terus berkembang dan mampu mencetak generasi tangguh,” ujarnya.
Penerapan Hari Tapak Suci di eLKISI menjadi bukti nyata komitmen pondok pesantren dalam membentuk karakter dan kedisiplinan santri. Latihan akan dipandu oleh pelatih-pelatih berpengalaman seperti Yeni Widiawati, M. Arif Akbar, Yusuf Efendi, S.Pd, P.Ma, dan Elok Kostanto, P.Ua.
Sementara itu, Miftahul Alvin, Ketua Panitia Lokal, berharap agar kegiatan ini bisa menjadi event tahunan yang prestisius.
“Kami berharap eLKISI CUP terus berlanjut dan menjadi ajang kebanggaan bagi para pendekar muda untuk menunjukkan kemampuan serta menjalin silaturahmi antardaerah,” pungkasnya. (roissudin/hairun warizin)
