Fase Akhir, Jemaah Haji Dipulangkan Melalui Madinah dan Jeddah Secara Bertahap

www.majelistabligh.id -

Fase kepulangan jemaah haji Indonesia 1446 H/2025 M dari Tanah Suci terus berlangsung secara tertib dan penuh koordinasi. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kini fokus merajut kembali kebersamaan kloter, memastikan jemaah yang sempat tersebar di berbagai hotel bisa kembali pulang dalam satu kelompok utuh.

Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ali Machzumi, mengungkapkan bahwa normalisasi kloter dilakukan dengan sejumlah strategi teknis dan koordinasi intensif, demi kelancaran ibadah sekaligus pemulangan jemaah.

“Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa jemaah bisa pulang dengan nyaman, bersama dalam satu kloter sebagaimana saat keberangkatan,” ujar Ali dalam siaran pers, Sabtu (21/6/2025).

Ali menjelaskan lima upaya penting yang dijalankan untuk menyatukan jemaah:

1. Menyatukan dokumen paspor dari delapan syarikah (penyedia layanan), agar bisa dikelola dalam satu titik oleh syarikah penanggung jawab.

2. Mengumpulkan jemaah yang tersebar di berbagai hotel ke hotel titik kumpul yang telah ditentukan.

3. Menyatukan barang bawaan jemaah ke titik keberangkatan.

4. Merefresh data manifest transportasi, agar basis kloter tidak lagi terikat satu syarikah, melainkan terbuka dan lebih fleksibel.

5. Menyatukan beberapa syarikah dalam satu hotel di Madinah, agar penempatan jemaah lebih terkoordinasi dan nyaman.

“Dengan langkah-langkah tersebut, alhamdulillah proses keberangkatan jemaah ke Madinah dan Jeddah sejauh ini berjalan lancar,” tutur Ali.

Menurutnya, perubahan ini merupakan hasil koordinasi erat dengan Kementerian Haji Arab Saudi, yang memberikan ruang untuk kenyamanan dan keamanan jemaah, terutama lansia, disabilitas, dan pengguna kursi roda.

Hingga 20 Juni 2025, PPIH mencatat sebanyak 19.636 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Kota Madinah, tergabung dalam 50 kloter. Di saat yang sama, sebanyak 68.229 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Bandara Jeddah untuk diterbangkan langsung ke Tanah Air dalam 175 kloter.

“Dan pada 21 Juni 2025 kemarin, ada 20 kloter dengan total 7.801 jemaah dan petugas yang dijadwalkan pulang ke Indonesia,” imbuh Ali.

Ali berharap seluruh rangkaian perjalanan suci ini dapat dituntaskan dengan penuh keberkahan hingga para jemaah kembali ke kampung halaman dengan haji yang mabrur.

Menjelang akhir masa ibadah dan sebelum kepulangan, PPIH Arab Saudi mengingatkan jemaah untuk menjaga stamina dan memperhatikan kesehatan.

Ali menyampaikan, “Istirahat yang cukup, makan sesuai jadwal, minum yang cukup, serta minum obat secara teratur bagi yang sakit adalah kunci agar kondisi tetap prima hingga pulang.”

Ia juga menekankan pentingnya menggunakan alat pelindung diri saat keluar hotel, seperti alas kaki, payung, topi, dan kacamata hitam, demi menghindari risiko cuaca ekstrem.

“Selalu bawa catatan nama dan nomor hotel. Ini akan sangat membantu bila tersasar atau membutuhkan informasi saat kembali,” pesannya.

Haji Mabrur, Pulang dengan Hati yang Baru

Perjalanan haji tidak hanya menapaki jejak Nabi, tetapi juga perjalanan pulang membawa jiwa yang baru, hati yang lebih bersih, dan semangat ibadah yang lebih kuat.

“Mari kita jaga semangat ibadah ini hingga tiba kembali di Tanah Air dalam keadaan selamat, sehat, dan membawa haji yang mabrur,” pungkas Ali, penuh harap. (afifun nidlom)

Tinggalkan Balasan

Search