Turnamen mini soccer yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah sukses digelar di Lapangan Mini Soccer Maleha, Yogyakarta, pada Sabtu (31/5/2025).
Acara yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah ini mendapatkan sambutan hangat dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., yang turut hadir dalam acara penutupan turnamen.
Dalam sambutannya usai menyaksikan pertandingan final, Irwan Akib menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada LPO atas terselenggaranya turnamen ini.
Dia melihat kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya penting dalam aspek kebugaran fisik, tetapi juga sebagai wahana mempererat silaturahmi, mengasah sportivitas, serta menjadi media dakwah yang menyasar komunitas Muhammadiyah yang lebih luas.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada LPO atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan turnamen ini. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus bergulir di berbagai wilayah di Indonesia. Kita ingin agar olahraga di lingkungan Muhammadiyah tumbuh makin kuat, eksis, dan bisa menjadi salah satu pilar dakwah Muhammadiyah melalui pendekatan komunitas,” ujar Irwan.
Lebih lanjut, Irwan Akib mengungkapkan cita-citanya yang lebih besar, yakni menyelenggarakan Pekan Olahraga Muhammadiyah tingkat Nasional.
Dia berharap bahwa pada tahun 2026, Muhammadiyah mampu menggelar event olahraga berskala nasional yang melibatkan seluruh amal usaha Muhammadiyah, terutama dari kalangan pendidikan.
“Saya sebenarnya memiliki mimpi besar. Di tahun 2026 nanti, semoga kita bisa melaksanakan Pekan Olahraga Muhammadiyah Nasional. Sebuah event yang bukan hanya sekadar pertandingan, tapi juga ajang konsolidasi dan semangat kebersamaan warga Muhammadiyah se-Indonesia melalui olahraga,” ungkapnya penuh semangat.
Turnamen mini soccer ini sendiri diikuti oleh delapan tim yang berasal dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Jawa Tengah dan DIY.
Peserta tersebut antara lain: LPO PP Muhammadiyah, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Setelah melalui rangkaian pertandingan yang kompetitif dan penuh semangat, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam turnamen ini.
Sementara posisi runner-up diraih oleh Universitas Muhammadiyah Purworejo, diikuti oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Universitas Muhammadiyah Magelang yang masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat.
Sebagai bentuk apresiasi, para juara mendapatkan hadiah berupa trofi, dana pembinaan, serta paket sembako. Hal ini menjadi bentuk konkret dukungan LPO terhadap pengembangan olahraga di lingkungan Muhammadiyah.
Pelatih tim dosen dan karyawan (Doskar) UMS, Pungki Indarto, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah atas kemudahan, keberkahan, dan kemenangan malam ini. Ini semua berkat kerja sama tim dan semangat yang luar biasa dari para pemain,” ujar Pungki.
Dia juga berharap turnamen semacam ini bisa terus digelar secara rutin dan menjadi agenda tahunan.
“Semoga turnamen ini bisa terus berlanjut setiap tahun. Siapa tahu, dari sinilah kita bisa melahirkan ‘Piala Dunia Muhammadiyah’, sebuah kompetisi yang membangkitkan semangat ukhuwah dan keolahragaan di lingkungan kita,” tandasnya.
Turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang membangun jejaring, memperkuat solidaritas antar warga Muhammadiyah, dan tentunya menjadi bagian penting dari dakwah kultural yang menyenangkan. (*/wh)
