Guest Teacher Ramadan: LAZISMU Gresik Perkuat Peran Amil Cilik di Hamas School

Para siswa Hamas School sedang mengikuti kajian tentang Amil Cilik. (ist)
www.majelistabligh.id -

Semangat filantropi Islam mewarnai program guest teacher Hamas School, Sabtu (21/2/2026). Mengusung tema “Amil Cilik dan Zakat di Bulan Ramadan”, sekolah menghadirkan narasumber dari LAZISMU Kabupaten Gresik memberikan edukasi langsung kepada para siswa.

Hadir sebagai pemateri, Nur Sakinah Eskariani selaku Amil Zakat LAZISMU Kabupaten Gresik, menjelaskan bahwa zakat dan infak bukan sekadar kewajiban individual, tetapi memiliki dimensi sosial yang luas. Zakat, menurutnya, berfungsi membersihkan harta dan jiwa sekaligus menjadi instrumen distribusi ekonomi umat yang mampu memperkuat solidaritas dan mengurangi kesenjangan.

Dalam sesi interaktif, siswa diajak memahami urgensi membiasakan infak sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter dermawan dan empatik. Edukasi ini sekaligus menjadi penguatan kapasitas bagi kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Hamas School yang selama ini berperan sebagai amil cilik di lingkungan sekolah.

Para siswa dikenalkan pada tata kelola zakat yang tertib dan akuntabel, mulai dari proses penghimpunan, pencatatan administrasi, hingga pendistribusian sesuai prinsip syariah. Pendekatan praktik ini diharapkan menumbuhkan integritas serta tanggung jawab sosial sejak usia pelajar.

Turut memberikan sambutan, Fahrudin selaku Ketua KLL Panceng Gresik menyampaikan apresiasi atas kolaborasi sekolah dengan LAZISMU. Ia menilai pembinaan amil cilik sebagai langkah strategis dalam menanamkan nilai amanah, transparansi, dan kepemimpinan sosial pada generasi muda.

Kepala Hamas School menegaskan bahwa program guest teacher merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis pengalaman nyata. Sinergi antara sekolah, lembaga zakat, dan tokoh masyarakat diharapkan mampu membangun budaya filantropi Islam yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami konsep zakat dan infak secara teoritis, tetapi juga belajar mengelolanya secara langsung. Ramadan pun menjadi momentum strategis untuk melahirkan generasi yang peduli, profesional, dan siap menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Search