Semangat pelayanan penuh kasih terus dihadirkan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali menjalankan Program Safari Wukuf Khusus Lansia, sebuah ikhtiar mulia yang difokuskan bagi jemaah lanjut usia, disabilitas, dan berisiko tinggi (risti) yang tidak memungkinkan mengikuti wukuf secara reguler.
Sebanyak 477 jemaah diberangkatkan menuju Arafah dengan menggunakan 15 armada bus khusus, didampingi oleh 118 personel Satgas Safari Wukuf, demi memastikan mereka tetap bisa menjalani puncak ibadah haji dengan tenang, aman, dan sesuai tuntunan syariat.
“Mereka adalah jemaah yang tidak lagi mampu bergerak mandiri, menggunakan kursi roda, atau baru pulih dari perawatan rumah sakit. Alhamdulillah, pelaksanaan safari wukuf berjalan lancar dan penuh khidmat,” terang Ketua PPIH Arab Saudi, Dr. Muchlis M Hanafi, di Makkah, Sabtu (7/6/2025).
Jemaah lansia tak tertinggal dari keutamaan wukuf. Safari wukuf dimulai sejak subuh, saat sejumlah jemaah lansia dipersiapkan dengan penuh kasih. Mereka dimandikan, dipakaikan kain ihram bagi laki-laki dan mukena bagi perempuan, serta diberi pendampingan spiritual oleh para pembimbing ibadah.
“Keberangkatan dilakukan pada pukul 13.20 Waktu Arab Saudi dari hotel transit, dan jemaah tiba di Arafah sekitar pukul 14.40. Di sana, mereka menunaikan salat Zuhur dan Asar, menyimak khutbah wukuf, serta berdoa dengan penuh kekhusyukan,” jelas Suviyanto, Kepala Bidang Layanan Jemaah Lansia.
Setelah beribadah selama sekitar 60 menit, jemaah kembali ke hotel transit. Proses penempatan ke kamar selesai hingga pukul 21.45 waktu setempat.
“Alhamdulillah, mayoritas jemaah dalam kondisi stabil. Beberapa memang perlu perhatian medis lanjutan, tapi secara umum sehat dan tenang,” imbuh Suviyanto.
Mengutamakan keselamatan dan ketenangan, ibadah lontar jumrah dan tawaf ifadah bagi para jemaah lansia safari wukuf dibadalkan oleh petugas yang telah ditunjuk. PPIH memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah tetap sah menurut syariat dan memberikan pahala sempurna bagi mereka yang udzur.
“Pelaksanaan Program Safari Wukuf Khusus Lansia ini menjadi wujud nyata prinsip haji ramah lansia. Inilah bentuk pelayanan ibadah yang berlandaskan rahmah, bukan hanya prosedural,” tandas Muchlis. (afifun nidlom)
