Halalbihalal SUMU Malang Raya 2025, Sinergi Wujudkan Visi Besar Menuju 2045

www.majelistabligh.id -

Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Malang Raya menggelar kegiatan Halalbihalal bertajuk “Bedah Perencanaan Bisnis Para Pemenang”, Kamis (17/4/2025) di Malang Creative Center. Acara ini dihadiri oleh 30 anggota SUMU dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Selain sebagai ajang silaturahmi pasca-Lebaran, kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat sinergi antar pelaku usaha Muhammadiyah di Malang Raya. Acara dibuka dengan pemaparan Roadmap SUMU Malang Raya 2024–2029 oleh Osman Nur Chaidir, Koordinator Daerah SUMU Kota Malang.

Dalam pemaparannya, Osman menekankan pentingnya membangun positioning SUMU Malang Raya dalam rangka menyongsong Visi 2045 SUMU Pusat, yang menargetkan 30 anggota SUMU masuk dalam daftar 100 orang terkaya di Indonesia pada tahun 2045. Dari jumlah itu, 10 di antaranya diharapkan berasal dari Malang Raya.

“Tiap tahun, kita akan fokus pada pengembangan tiga bidang usaha prioritas melalui program SUMU Catalyst dan Venture Builder. Ini langkah konkret untuk menaikkelaskan usaha anggota secara bertahap dan berkelanjutan,” tegas Osman.

Momentum Halalbihalal ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan Abdur Rochman sebagai Koordinator Daerah SUMU Kota Batu yang baru, menggantikan posisi sebelumnya. Pengumuman disampaikan langsung oleh Afrizal Ananta, Koordinator Daerah SUMU Kabupaten Malang.

Senada dengan Osman, Nur Rohman—Certified Mentor Business Road Map (BRM) dan anggota SUMU Kabupaten Malang—menekankan pentingnya visi jangka panjang dalam bisnis. Ia menggarisbawahi perlunya additional value serta penciptaan customer experience yang kuat untuk mendorong keberlanjutan usaha.

“Banyak usaha anggota masih di bawah usia 5 tahun, ini fase kritis. Maka penting bagi kita untuk punya visi dan arah yang jelas agar tidak mudah patah saat menghadapi tantangan. Visi bersama agar 10 anggota SUMU Malang Raya bisa masuk 100 orang terkaya Indonesia, insyaAllah sangat mungkin tercapai,” tuturnya.

Dalam sesi berikutnya, Fadhlur Rahman, Penyelia Halal Indonesia, membagikan informasi mengenai proses sertifikasi halal secara self-declare, terutama bagi pelaku UMKM. Ia juga menyatakan komitmennya untuk membantu anggota SUMU Malang Raya mendapatkan sertifikasi halal secara gratis.

“Sertifikat Halal adalah additional value yang sangat penting. Ini bukan sekadar legalitas, tapi juga kepercayaan konsumen. Dengan sertifikasi halal, produk bisa lebih dipercaya dan omzet bisa meningkat,” jelasnya.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama, mempererat ikatan antar anggota serta memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun usaha yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan. (soleh)

Tinggalkan Balasan

Search