Harapan Gus Irfan: Pulang Selamat, Menjadi Haji Mabrur yang Membawa Peradaban

www.majelistabligh.id -

Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) Republik Indonesia, KH. Irfan Yusuf Hasyim menyampaikan pesan mendalam kepada  jemaah haji Indonesia yang akan kembali ke tanah air, yakni menjadi haji yang mabrur. Pernyataan ini disampaikannya dalam sesi doorstop di Bandara Internasional Al-Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Rabu (11/6/2025), saat menghadiri pelepasan kepulangan jemaah.

Dalam kesempatan itu, Gus Irfan, panggilan akrab KH. Irfan Yusuf Hasyim mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kedisiplinan serta ketaatan jemaah, khususnya dari kloter Ujung Pandang yang akan pulang pagi ini.

“Atas nama pemerintah, saya didampingi oleh Prof. Arif selaku salah satu dari Amirul Hajj, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jemaah haji Indonesia. Mereka berjemaah dengan tertib, dan alhamdulillah, pagi ini kembali ke tanah air,” ungkap Gus Irfan.

Ia berharap seluruh jemaah tiba dengan selamat di tanah air, kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat, serta menjadi haji yang mabrur — yaitu haji yang membawa keberkahan bagi lingkungan.

“Kita berdoa mudah-mudahan mereka kembali dengan selamat, bertemu keluarga dengan sehat, dan menjadi haji yang mabrur semuanya,” lanjutnya.

Menurut Gus Irfan, makna “haji mabrur” bukan hanya tentang sukses mabur (terbang) menunaikan ibadah haji dan kembali ke tanah air, melainkan tentang perubahan nyata dalam perilaku, kepribadian, dan kontribusi sosial setelahnya.

“Biasanya setelah menjadi haji, seseorang menjadi lebih saleh, lebih sosial, dan lebih religius,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Irfan menegaskan bahwa Badan Penyelenggara Haji menargetkan tiga aspek kesuksesan dalam penyelenggaraan haji:

1. Sukses Ritual,
2. Sukses Ekonomi, dan
3. Sukses Peradaban.

“Sukses peradaban itu yang kita harapkan jadi bagian dari kemabruran bapak-ibu sekalian semuanya,” tuturnya.

Meskipun pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar, Gus Irfan mengakui adanya beberapa kendala teknis yang menjadi catatan evaluasi.

“Alhamdulillah, semua tahapan bisa kita lalui, meski ada kendala. Itu akan menjadi bahan perbaikan kami tahun depan,” ujarnya.

Ia juga telah berkoordinasi dengan Deputi Menteri Haji Arab Saudi untuk membahas berbagai laporan dan rekomendasi guna peningkatan layanan haji di masa mendatang. (afifun nidlom)

Tinggalkan Balasan

Search