Hari Arafah bukanlah hari untuk beberes rumah, belanja, tidur, atau sekadar istirahat. Ini adalah hari yang agung dan mulia.
Bahkan, Allah menyebut ahli Arafah sebagai penduduk langit. Hari Arafah adalah hari pembebasan dari api neraka dan hari ketaatan penuh kepada Allah.
Ini adalah hari mujahadah dengan ibadah, hari saat doa-doa dikabulkan, dan saat Allah sendiri turun ke langit dunia.
Jika Lailatul Qadar kita tidak tahu pasti kapan datangnya, maka Hari Arafah jelas waktunya.
Jika pada malam Lailatul Qadar para malaikat turun, maka pada Hari Arafah, Allah langsung turun.
Maka, manfaatkan Hari Arafah sebaik-baiknya. Ia hanya datang sehari dalam setahun.
Berikut panduan untuk mengisi Hari Arafah dengan penuh makna:
Malam Sebelum Arafah
-
Tidurlah lebih awal agar esok bisa maksimal dalam ibadah.
-
Bangun sebelum subuh, niatkan puasa Arafah.
-
Lakukan salat malam (minimal 2 atau 4 rakaat), perbanyak tahmid dan doa, mintalah kebaikan dunia dan akhirat.
-
Perbanyak istighfar sebelum subuh, mohon agar Allah menjadikan kita golongan yang bertobat.
Pagi Hari Arafah
-
Wudu sebelum azan subuh, rasakan dosamu gugur bersama air wudhu.
-
Berdoalah setelah wudhu.
-
Salat subuh, lalu berdiam di musala hingga waktu syuruq (15 menit setelah matahari terbit).
-
Setelah salam, mulailah membaca takbir.
-
Baca Al-Qur’an, zikir pagi, tasbih, tahmid, dan tahlil.
-
Salat syuruq 2 rakaat untuk meraih pahala haji dan umrah bersama Rasulullah saw.
Sepanjang Hari Arafah
-
Bisa memilih untuk tidak tidur seharian, agar setiap detik terisi ibadah.
-
Atau tidurlah sejenak dengan niat agar kuat beribadah.
-
Bangun, berwudu, dan salat dhuha minimal 4 rakaat. Sertai dengan tilawah, zikir, takbir, dan perbanyak:
“Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir.”
-
Salat zuhur, lanjutkan dengan takbir, tasbih, dan tilawah.
-
Dengarkan khotbah Arafah dengan khusyuk. Momen ini bisa menjadi titik balik hidupmu.
-
Salat ashar, kemudian lanjutkan dengan zikir sore dan takbir.
Menjelang Maghrib
-
Baca Al-Qur’an, lalu berdoalah dengan khusyuk sebelum matahari terbenam. Sampaikan kondisi dan hajatmu. Sertakan doa untuk seluruh saudara Muslim di dunia.
-
Mohonlah kepada Allah agar matahari tidak terbenam kecuali kita telah tercatat sebagai hamba yang dibebaskan dari neraka.
-
Akhiri dengan permohonan taufik untuk terus beramal shalih dan agar seluruh amal kita diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Jangan Lupa:
-
Ingatkan keluarga dan orang tersayang.
-
Perbanyak selawat kepada Nabi Muhammad saw.
Insya Allah, Allah menjadikan kita sebagai hamba yang diterima amalannya dan dibebaskan dari api neraka. (*)
