Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah, Sabtu pagi (3/5), saat rombongan jemaah haji asal Indonesia tiba untuk hari kedua. Kloter 5 dari Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 5) mendarat sekitar pukul 09.30 waktu setempat dengan maskapai Garuda Indonesia GA 7304.
Begitu menginjakkan kaki di Terminal Fast Track atau Makkah Route, jemaah disambut hangat oleh petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Dalam suasana penuh keakraban, jemaah menerima bunga mawar sebagai bentuk penghormatan dan sambutan. Tak hanya itu, kali ini mereka juga diberikan buah kurma, sebagai simbol penghargaan dan penghormatan atas kedatangan mereka di Tanah Suci.
Penyambutan ini menjadi bentuk nyata perhatian dan pelayanan yang diberikan kepada jemaah, guna menciptakan kesan pertama yang hangat dan penuh makna dalam perjalanan ibadah mereka.
Menurut data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Kloter JKG 5 membawa total 391 jemaah, terdiri dari 387 jemaah reguler dan 4 petugas. Di antara mereka, terdapat 37 jemaah dengan risiko kesehatan tinggi kategori berat, 86 kategori sedang, dan 102 kategori ringan. Tercatat pula 12 jemaah pengguna kursi roda.
Puluhan petugas PPIH telah bersiaga sejak dini hari di bandara. Mereka mengenakan seragam resmi “Petugas Haji Indonesia” dan dilengkapi tanda pengenal untuk memudahkan identifikasi oleh jemaah.
Selain memberikan sambutan hangat, petugas juga aktif membantu proses pemeriksaan x-ray, mengangkat koper, memandu lansia, hingga menerjemahkan percakapan jika dibutuhkan.
“Kami ingin memberikan kesan pertama yang baik bagi para jemaah, bahwa mereka tidak sendiri. Kami siap membantu sejak mereka menginjakkan kaki di Arab Saudi,” ujar Maskur Sidike, salah satu petugas transportasi di Daerah Kerja Bandara.
Jemaah terlihat begitu sumringah. Sugito (66), jemaah asal Kota Tangerang, Banten, bahkan tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Alhamdulillah, akhirnya bisa ke sini juga. Saya menunggu 13 tahun,” ucapnya bahagia.
Hal serupa juga dirasakan Yusuf Martadho (67) yang meneteskan air mata syukur karena sempat batal berangkat dua tahun berturut-turut akibat pandemi dan kondisi kesehatan.
Sebelum kedatangan Kloter JKG 5, Bandara Madinah sudah menerima dua kloter lain dari Embarkasi Solo (SOC 4) dan JKG 4 sejak dini hari. Total pada hari ini, tercatat 18 kloter dari berbagai embarkasi di Indonesia, termasuk dari Jakarta, Batam, Lombok, Kertajati, Ujung Pandang, Surabaya, Palembang, dan Padang yang dijadwalkan mendarat di Madinah.
Penyambutan hangat ini merupakan bagian dari skema layanan terintegrasi Kementerian Agama RI untuk memastikan jemaah mendapatkan pelayanan terbaik sejak awal kedatangan. Dengan pendampingan dan pelayanan maksimal, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan tenang, nyaman, dan khusyuk. (afifun nidlom)
