Pelataran Masjid Hagia Sophia di Istanbul, Turki, menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk berbuka puasa bersama selama Ramadan. Ribuan warga lokal dan wisatawan memadati kawasan Sultanahmet, khususnya taman Sultan Ahmed yang berada di antara Hagia Sophia dan Masjid Biru.
Menjelang waktu maghrib, warga duduk lesehan di taman sambil menikmati kurma dan hidangan khas Turki. Mereka menunggu dentuman meriam yang menjadi penanda waktu berbuka puasa, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan sarat nuansa sejarah.
Menurut Tantan Taufik Lubis, Founder OIC Youth Indonesia, melalui saluran videonya menyampaikan ucapan selamat berbuka puasa kepada umat Muslim di Indonesia dari depan Masjid Hagia Sophia, Istanbul. Ia berharap Allah memberkati dan menerima seluruh amal ibadah kaum Muslim di bulan Ramadan ini. “Salam dari Istanbul, Turkey. Kita juga akan berbuka puasa, insyaAllah Terima kasih,” ujar Tantan.
Kawasan Sultanahmet memang dikenal sebagai pusat perayaan Ramadan di Istanbul. Selain menjadi tempat favorit berbuka puasa, area ini juga diramaikan pasar makanan malam dan dekorasi Ramadan yang memperkuat suasana ibadah.
Di bawah cahaya menara Hagia Sophia, momen iftar bukan sekadar makan bersama, tetapi juga simbol persaudaraan dan kebersamaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia. Suasana berbuka puasa ini menghadirkan pengalaman spiritual yang menyatu dengan kekayaan sejarah. Landmark ikonik seperti Hagia Sophia, Masjid Biru, Topkapi Palace, dan Basilica Cistern menjadikan momen iftar terasa lebih bermakna.
Di beberapa tempat, seperti taman Topkapi Palace atau restoran bernuansa Ottoman seperti Deraliye, tradisi iftar juga disertai sajian kuliner khas dan alunan musik tradisional yang menambah kekhidmatan suasana Ramadan.
Perpaduan sejarah, budaya, dan kebersamaan menjadikan iftar di Sultanahmet bukan sekadar makan berbuka, melainkan pengalaman Ramadan yang sarat makna dan meninggalkan kenangan tak terlupakan bagi siapa pun yang merasakannya. (*/tim)
