Ilham Syafruddin Akbar, Driver ShopeeFood yang Lulus Cumlaude di UM Surabaya

Ilham Syafruddin Akbar, Driver ShopeeFood yang Lulus Cumlaude di UM Surabaya

Di antara ratusan mahasiswa yang mengikuti Wisuda ke-52 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), nama Ilham Syafruddin Akbar menjadi salah satu yang paling menginspirasi. Mahasiswa Teknik Informatika ini berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk bekerja sebagai driver ShopeeFood demi membiayai kuliah.

Ilham tak pernah membayangkan harus menempuh jalur hidup yang penuh perjuangan ini. Keadaan berubah drastis ketika ayahnya, Soman (58), mengalami musibah penipuan yang membuatnya tak lagi mampu membiayai kuliah Ilham. Menghadapi kenyataan pahit itu, Ilham memilih untuk tidak membebani keluarganya dan memutuskan cuti kuliah saat semester 5.

“Saya cuti selama satu tahun, saya gunakan untuk bekerja sebagai driver dan pelayan di hotel. Dan setelah uangnya terkumpul untuk kuliah, saya masuk kuliah lagi, tapi pekerjaan jadi driver tetap jalan,” ungkap Ilham.

Meski orang tuanya, yang hanya lulusan SD dan SMP, tidak memiliki latar belakang pendidikan tinggi, mereka selalu memberikan dukungan penuh agar Ilham menyelesaikan pendidikannya. Ayahnya yang bekerja sebagai mandor dan ibunya yang menjadi penjaga kantin di TK dekat rumahnya terus menyemangatinya.

“Ayah selalu bilang, sesuatu yang sudah dimulai harus diselesaikan dengan penuh tanggung jawab. Seperti soal keputusan kuliah ini, juga harus diselesaikan meski jalannya agak berat,” imbuh Ilham.

Mengatur waktu antara kuliah dan pekerjaan bukan perkara mudah bagi Ilham. Setiap pagi ia berfokus pada perkuliahan dan menonaktifkan aplikasi driver. Setelah keluar kelas, ia kembali bekerja hingga malam hari.

Pekerjaan sebagai driver juga memberikan Ilham banyak pengalaman hidup, terutama dalam memahami beragam karakter manusia. Namun, bukan berarti pekerjaannya ini selalu berjalan mulus. Di awal kariernya sebagai driver, Ilham pernah mengalami kecelakaan dan terjatuh di jalan raya.

Meskipun harus bekerja keras, Ilham tidak melupakan ambisinya untuk berprestasi di dunia akademik. Ketika memasuki semester 7, kesempatan besar datang padanya. Ia terpilih dalam International Internship Pilot Program (IIPP) Taiwan di Yuan Zee University selama tiga bulan secara gratis. Selama program tersebut, ia mendalami riset bersama profesor, mengeksplorasi jurnal-jurnal terbaru, dan mengikuti seminar di berbagai universitas.

Tidak berhenti di situ, Ilham juga meraih kesempatan berharga lainnya:

  • 2023: Menjadi peserta dalam Learning Express Singapore Polytechnic, program kolaborasi antara Singapore Polytechnic dan UM Surabaya.
  • 2021: Mengikuti Asia University 2021 Winter Taiwan Programs untuk magang online di bidang Web Design.
  • 2021: Berpartisipasi dalam Singapore From Your Home yang diadakan oleh Singapore Polytechnic International.

Prestasi akademik dan pengalaman internasionalnya semakin membuktikan bahwa kegigihan dan kerja keras bisa membawa seseorang mencapai impian, terlepas dari segala keterbatasan.

Beasiswa S2 ke Taiwan

Setelah melalui berbagai tantangan dan berhasil lulus dengan predikat cumlaude, Ilham tidak ingin berhenti di sini. Ia kini tengah mempersiapkan studi lanjut ke jenjang S2 di Taiwan dengan beasiswa.

Ia berencana untuk mengambil bidang Computer Science, serta sedang mencoba mendaftar beasiswa LPDP dan beasiswa dari pemerintah Taiwan.

“Ini mau coba beasiswa LPDP juga beasiswa dari pemerintah Taiwan, semoga ke depannya dimudahkan,” ujarnya penuh harap.

Kisah Ilham adalah bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk menyerah. Ia membuktikan bahwa dengan niat baik dan usaha keras, jalan akan selalu terbuka.

“Jangan pernah takut untuk berusaha. Setiap sesuatu yang diniatkan untuk kebaikan, pertolongan Allah akan selalu datang,” tutupnya.

Dari seorang driver ShopeeFood hingga menjadi mahasiswa berprestasi dengan pengalaman internasional, Ilham Syafruddin Akbar adalah inspirasi bagi banyak mahasiswa lainnya. Perjuangannya membuktikan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh kondisi awal seseorang, melainkan oleh kegigihan, semangat, dan keyakinan dalam menghadapi tantangan. (*/wh)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *