Ilmu Mendahului Perkataan dan Perbuatan

www.majelistabligh.id -

*)Oleh: Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri

“Al ‘ilmu qablal qauli wal’amal” (HR Bukhari)
(Ilmu sebelum perkataan dan perbuatan)

Menekankan pentingnya memiliki ilmu (pengetahuan) sebelum berbicara atau melakukan sesuatu, terutama dalam konteks agama. Imam Bukhari dalam kitab Shahih Al-Bukhari bahkan membuat bab khusus dengan judul “Babul ‘ilmi qablal qauli wal’amal” yang menunjukkan bahwa ilmu adalah syarat sahnya suatu perkataan dan perbuatan.

Ilmu sebagai pemimpin amal

Ilmu harus mendahului amal. Artinya, seseorang harus memiliki pemahaman yang benar tentang suatu perbuatan sebelum melakukannya agar amalannya sesuai dengan tuntunan agama dan diterima oleh Allah.

Dengan berilmu, seseorang dapat terhindar dari kesalahan dalam perkataan dan perbuatan. Ilmu menjadi penerang yang membimbing seseorang dalam bertindak.

Ilmu yang benar akan meningkatkan kualitas amal seseorang. Amal yang didasari ilmu akan lebih terarah, bermanfaat, dan diridhai oleh Allah.

Ilmu warisan Nabi

Ilmu adalah warisan para nabi. Oleh karena itu, menuntut ilmu adalah suatu ibadah yang sangat dianjurkan.

Orang yang berilmu adalah cahaya bagi dirinya sendiri dan orang lain. Ilmu menerangi jalan kebaikan dan membantu orang lain dalam urusan agama dan dunia.

Dengan demikian, al ‘ilmu qablal qauli wal’amal, mengingatkan kita untuk selalu mendahulukan ilmu dalam segala aspek kehidupan, terutama dalam beribadah dan berinteraksi dengan sesama. Hal ini akan membawa kita pada amal yang lebih baik dan diridhai Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Wallahu a’lam bishshawab. (*)

Tinggalkan Balasan

Search