Kemendikdasmen meraih nilai sempurna atau 100 pada beberapa indikator utama dalam Laporan Indeks Komunikasi Pembangunan dan Informasi Publik (KPIP) Tahun 2025. Laporan yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), nilai sempurna Kemendikdasmen pada Prinsip Komunikasi Publik, Indeks Pelibatan Pemangku Kepentingan K/L, dan Indeks Informasi Terpercaya.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa fungsi komunikasi publik di Kemendikdasmen telah berjalan baik dan terintegrasi dalam mendukung penyelenggaraan kebijakan pendidikan. Sedangkan Indeks Cakupan Kerja K/L Kemendikdasmen mencapai 99,05, yang mencerminkan bahwa komunikasi publik telah diarusutamakan secara konsisten dalam proses manajemen internal.
Dengan capaian Prinsip Komunikasi Publik ini menunjukkan bahwa kemendikdasmen memiliki tingkat kepatuhan yang sangat tinggi terhadap prinsip komunikasi pemerintah. Dari sisi Indeks Pelibatan Pemangku Kepentingan K/L, nilai 100 menunjukkan bahwa Kemendikdasmen dinilai memiliki proses yang matang dalam menjalin komunikasi, membangun dialog, serta melibatkan aktor eksternal pada berbagai tahap kebijakan.
Selain itu, Capaian Indeks Informasi Terpercaya menegaskan bahwa kementerian memiliki kemampuan kuat dalam memastikan akurasi, kebenaran, dan kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik.
Indeks Agregat Dimensi Proses KPIP Kemendikdasmen mencapai 99,84. Nilai ini menggambarkan kemampuan kementerian dalam mengelola komunikasi publik secara komprehensif dalam satu siklus kebijakan, mulai dari perencanaan komunikasi strategis hingga penyampaian informasi yang terpercaya kepada masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan bahwa capaian KPIP ini merupakan hasil dari komitmen bersama untuk menempatkan komunikasi publik sebagai bagian strategis dalam tata kelola kebijakan pendidikan.
“Komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan kebijakan dipahami, dipercaya, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Nilai KPIP ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga konsistensi dan kualitas komunikasi di seluruh lini,” ujar Suharti.
Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Anang Ristanto, menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat tata kelola komunikasi publik yang terbuka dan bertanggungjawab.
“Kami berupaya memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik akurat, jelas, dan mudah dipahami. Capaian Indeks Informasi Terpercaya dengan nilai 100 menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang profesional dan berintegritas,” ujar Anang. (*/tim)
