Inilah Hidup Kita

*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Dunia ini pada hakekatnya hanyalah tiga hari. Bila kita memikirkannya, hanya ada waktu tiga hari yang perlu kita ingat, yaitu  :

  1. Hari kemarin, yang telah berlalu, kita tidak dapat lagi mengharapkan untuk diulang.
  2. Hari ini, yang harus kita manfaatkan sebaik baiknya
  3. Hari esok, satu hari lagi yang akan datang. Kita tidak tahu apakah kita masih bisa mengalaminya atau tidak, dan kita tidak tahu mungkin kita sudah meninggal sebelum datangnya hari esok.

Maka, siapa pun yang menyadari hal ini, semestinya tidak menunda-nunda untuk beramal saleh, melaksanakan ketaatan dan bertaubat.

Betapa singkatnya waktu hidup di dunia; jangan sia-siakan dengan angan-angan kosong dan kelalaian. Gunakan hari ini untuk taat kepada Allah, menyesali dosa yang telah lalu, dan bersiap menghadapi kematian yang bisa datang kapan saja.

Allah Wa Ta’ala berfirman:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang orang yang beriman dan beramal saleh, serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.” (QS. Al-‘Asr: 1-3)

In syaa Allah, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan taufik serta hidayah kepada kita untuk dapat memanfaatkan waktu dengan beramal saleh, bersegera dalam kebaikan dan tidak tertipu oleh angan-angan dunia yang fana, serta mempersiapkan bekal terbaik menuju akhirat yaitu taqwa, agar di surga kelak kita akan kembali.

Kupu-kupu tidak tahu warna sayap mereka, tetapi orang-orang tahu betapa indahnya mereka. Seperti juga diri kita, tidak tahu betapa indahnya diri kita, tapi Allah Wa Ta’ala Maha Tahu betapa istimewa diri kita.

Ketika kita tunduk dalam syari’atNya, Rida atas takdirNya, tersenyum dalam musibah, tegar dalam ujian, teguh dalam pendirian sebagai umat Islam.

Subhanallah. Semoga kita termasuk orang-orang yang terpilih.

Berjalanlah dengan penuh harapan, walau hidup kita tak selalu bahagia.

Sedekahkanlah satu senyuman, walau di hati kita tak lagi mampu bertahan.

Belajarlah memaafkan, walau diri kita terluka.

Berhentilah memberi alasan, walau kita ingin menyatakan kebenaran.

Semoga di pagi yang cerah ini apa yang kita lakukan mendapatkan Hidayah dan Rida Allah Wa Ta’ala.

Allah Wa Ta’ala berfirman:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS. Al Baqoroh 286)

Hari Jum’at ini, marilah membaca Surat Al Kahfi, memperbanyak istighfar, salawat, doa dan ssedekah.

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah. || fimdalimunthe55@gmail.com

ismirzaf@gmail.com

 

Tinggalkan Balasan

Search