Di tengah padang luas Arafah, berdiri sebuah bukit kecil yang dikenal dengan nama Jabal Rahmah (Gunung Rahmat).
Bagi umat Islam, bukit ini bukan sekadar tumpukan batu dan tanah, melainkan tempat bersejarah yang dipercaya sebagai lokasi pertemuan kembali Nabi Adam dan Siti Hawa setelah berabad-abad terpisah di bumi.
Kisah itu menjadi simbol rahmat Allah yang mengumpulkan dua insan pertama setelah masa penantian panjang.
Kisah Pertemuan Nabi Adam dan Hawa
Menurut riwayat dari para ulama tafsir seperti Ibnu Katsir dalam Al-Bidayah wa an-Nihayah, setelah Nabi Adam dan Siti Hawa diturunkan ke bumi—Adam di wilayah India dan Hawa di Jeddah—keduanya hidup terpisah dan beribadah kepada Allah memohon ampunan.

Dalam satu kesempatan, Allah SWT mempertemukan keduanya di sebuah bukit di padang Arafah. Mereka berpelukan penuh haru setelah sekian lama berpisah. Peristiwa ini menjadi awal dari kehidupan keluarga manusia di bumi.
Keterangan Rasulullah Tentang Tempat Ini
Walaupun hadis sahih tidak secara eksplisit menyebutkan Jabal Rahmah sebagai lokasi pertemuan Adam dan Hawa, Rasulullah saw sangat menekankan keutamaan wukuf di Arafah, yang lokasinya mencakup Jabal Rahmah.
Beliau bersabda:
“Haji itu adalah wukuf di Arafah.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Bukit ini diberi nama Jabal Rahmah karena diyakini sebagai simbol rahmat Allah ﷻ yang menyatukan kembali Adam dan Hawa, dan rahmat itu pula yang diharapkan para jamaah haji saat berdoa di tempat ini.
Jabal Rahmah di Masa Kini
Sekarang, Jabal Rahmah menjadi salah satu lokasi penting bagi jamaah haji saat menjalani wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Ciri Fisik:
- Tinggi sekitar 70 meter dengan tangga menuju puncak.
- Di puncaknya terdapat tugu putih sebagai penanda.
- Dikelilingi area luas yang dipenuhi jamaah saat musim haji.

Fungsi Saat Ini:
1. Tempat wukuf – Sebagai bagian dari Arafah, para jamaah haji banyak yang berkumpul di sekitar bukit ini untuk berdoa.
2. Tempat berdoa dan bermunajat – Banyak jamaah meyakini berdoa di sini pada hari Arafah sangat mustajab.
3. Wisata religi – Di luar musim haji, Jabal Rahmah sering dikunjungi oleh jamaah umrah yang ingin mengenang sejarahnya.
Pesan Spiritual dari Jabal Rahmah
Jabal Rahmah mengingatkan kita bahwa:
- Rahmat Allah lebih luas dari segala dosa dan perpisahan.
- Kesabaran dan doa akan berbuah pertemuan dan kebahagiaan.
- Wukuf di Arafah adalah momentum taubat dan penghapusan dosa.
Jabal Rahmah bukan sekadar tumpukan tanah dan batu. Ia adalah simbol kasih sayang, kesetiaan, dan pengampunan Allah yang melintasi waktu.
Saat jamaah berdiri di bukit ini, mereka seolah diingatkan akan kisah dua manusia pertama yang memulai kembali kehidupan dengan taubat, iman, dan cinta.
Referensi
1. Ibnu Katsir – Al-Bidayah wa an-Nihayah
2. HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah – Hadis tentang wukuf di Arafah
3. Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arabia – Panduan Lokasi Wukuf
4. Madain Project – Jabal Rahmah Documentation
