Jagoan Panahan Tradisional, Siswa SD Musix Ini Raih Prestasi Nasional dalam 4 Bulan

www.majelistabligh.id -

Siapa sangka, di usia yang masih sangat belia dan bertubuh mungil, seorang siswa kelas 2A/Al-Quddus dari SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix), Isa Karim Anshorullah, mampu mencuri perhatian publik melalui prestasinya dalam olahraga panahan tradisional.

Dalam kurun waktu hanya empat bulan terakhir, Isa mencatatkan sejumlah capaian luar biasa di berbagai kompetisi, baik di tingkat lokal, provinsi, hingga nasional.

Isa memulai kiprahnya di dunia panahan dengan penuh semangat. Didampingi orang tua dan pelatihnya, ia rutin menjalani latihan tiga kali dalam seminggu, setiap hari Selasa, Jumat, dan Ahad setelah pulang sekolah.

Konsistensinya dalam berlatih ini terbukti membuahkan hasil manis. Meski masih duduk di bangku kelas dua sekolah dasar, Isa mampu bersaing dengan atlet-atlet cilik lain dari berbagai daerah.

Isa Karim Anshorullah malang 1 Mei harapan 3 di Malang. foto: ist

Puncak pencapaian Isa sejauh ini terjadi pada National Archery Competition FMM Series 3 2025 yang diselenggarakan oleh Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI) di Mojokerto pada 16 Februari 2025.

Dalam ajang bergengsi tersebut, Isa sukses meraih Juara Harapan 1 untuk kategori U9 Putra Pemula. Kemenangan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier olahraganya.

Tak berhenti di tingkat nasional, Isa juga menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Pada ajang Mini Event Archery BAAC Malang 2025 yang dilaksanakan oleh Persatuan Panahan Tradisional Indonesia (PERPATRI) pada 1 Mei 2025, Isa berhasil membawa pulang Juara Harapan 3. Ajang ini diikuti oleh puluhan siswa SD dari kelas 1 hingga 3, dan menjadi medan kompetisi yang ketat bagi para pemanah cilik se-Jawa Timur.

Kesuksesan Isa terus berlanjut. Hanya berselang sembilan hari dari lomba di Malang, pada 10 Mei 2025, Isa kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 dalam Berlian Archery Competition #2 yang diselenggarakan di Gresik. Kompetisi ini juga mempertemukan siswa-siswa berbakat dari berbagai daerah dan diadakan oleh organisasi yang sama, yakni PERPATRI.

Isa dengan rendah hati menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Saya senang bisa juara, tapi saya harus terus latihan supaya bisa lebih baik lagi. Saya ingin terus belajar dan berusaha lebih keras,” tuturnya penuh semangat, pada Senin (19/5/2025).

Isa juga menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh orangtua, guru, serta pelatih yang selalu memberi motivasi dan arahan terbaik dalam setiap sesi latihan.

Jagoan Panahan Tradisional, Siswa SD Musix Ini Raih Prestasi Nasional dalam 4 Bulan
Isa Karim Anshorullah juara 2 kompetisi di Gresik. foto: ist

Prestasi Isa tidak hanya membanggakan bagi dirinya dan keluarganya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lingkungan sekolah, terutama bagi siswa-siswa SD Musix.

Kepala sekolah dan para guru turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Isa yang mampu menyeimbangkan kegiatan belajar dengan latihan panahan.

Kisah Isa Karim Anshorullah membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi besar.

Dengan semangat, kerja keras, dan komitmen yang kuat, siapa pun bisa meraih impian.

Semoga ke depan, Isa terus berkembang menjadi atlet panahan yang tangguh dan mengharumkan nama sekolah, daerah, bahkan bangsa Indonesia di kancah internasional. (hidayatun ni’mah/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search