Jangan Menyerah! Ujian Hidup adalah Ladang Pahala

www.majelistabligh.id -

*) Oleh: Ubaidillah Ichsan, S.Pd
Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) PDM Jombang

“Never turn a problem into a burden on your life, make the problem a reference for you to progress”

(Jangan pernah menjadikan sebuah masalah menjadi beban hidup, jadikanlah masalah tersebut sebagai acuan untuk kamu bisa maju)

Ujian bagi orang-orang yang beriman adalah penguat iman, jika tidak ada ujian maka kita tidak akan tahu nikmatnya hidup. Ketika ujian menimpa, kita hanya berharap dan bergantung kepada Allâh SWT.

Allâh SWT datangkan ujian Kepada kita yang tak lain tujuannya agar kita lebih mendekat pada-Nya, dan menyadari kasih sayang-Nya, hingga akhirnya iman dihati bertambah yakin atas kebesaran-Nya. Allâh SWT berfirman:

وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ ۗ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًا

“Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar ? dan adalah Tuhanmu Maha Melihat. (QS. Al-Furqân : 20)

Allâh menguji manusia sebagian mereka dengan sebagian lainnya. Seorang mukmin diuji dengan orang kafir, begitu pula seorang mukmin diuji dengan orang munafik. Dia menguji hamba-Nya antara sebagian dengan sebagian lainnya.

Allâh SWT berfirman:

ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَاءُ اللَّهُ لَانْتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَ بَعْضَكُمْ بِبَعْضٍ

“Demikianlah apabila Allâh menghendaki niscaya Allâh akan membinasakan mereka tetapi Allâh hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain.”(Qs. Muhammad : 4)

Seorang mukmin diuji dengan para musuhnya agar tampak jelas sikap mereka terhadap para musuh tersebut, yaitu dengan mendakwahi mereka kepada jalan Allâh SWT, dengan memerintahkan yang ma’ruf dan melarang yang mungkar dan dengan jihad, atau malah justru ia menyerah dan lebih condong untuk mencari kenyamanan.

Bila pilihannya adalah yang pertama yaitu dengan berdakwah, beramar ma’ruf nahi mungkar. maka ia berada di atas kebaikan. Ia lulus dalam ujian.

Tapi kalau ia memilih yang kedua yaitu menyerah dan cenderung memilih jalan nyaman maka kerugian yang ia dapat dan ia gagal dalam ujian.

Semoga bermanfaat. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search