Jelang Libur Semester, PPM Shidiq Al-Kautsar Serahkan Hadiah Santri Berprestasi

www.majelistabligh.id -

Menjelang libur semester pondok yang berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Pondok Pesantren Muhammadiyah (PPM) Shidiq Al-Kautsar, Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, menggelar penyerahan hadiah dan sertifikat bagi santri berprestasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di aula pondok.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin pondok yang dilaksanakan setiap akhir semester, bersamaan dengan penerimaan rapor dan penjemputan santri yang akan menjalani masa pembelajaran di rumah selama dua pekan.

PPM Shidiq Al-Kautsar secara konsisten menyelenggarakan berbagai lomba setelah ujian tasmi’ tahfidz selesai. Lomba-lomba tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada santri dalam mengembangkan potensi dan minatnya. Pada semester ini, lomba yang digelar meliputi kaligrafi, tartil Al-Qur’an, dan pidato.

Pada kategori capaian hafalan, santriwati bernama Safira tercatat sebagai santri dengan perolehan hafalan terbanyak, mencapai 3,5 juz. Sementara itu, juara umum santri putri diraih oleh Fanesa yang berasal dari Desa Canga’an, Kecamatan Kanor. Adapun juara umum santri putra diraih oleh Budi Santoso asal Desa Pacing, Kecamatan Balen, Bojonegoro.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu wali santri menyampaikan masukan agar pengembangan program pondok dapat terus ditingkatkan. Ia mengusulkan adanya Daurah Bahasa Arab dan Inggris, serta Daurah Tahfidz agar capaian hafalan santri dapat lebih maksimal.

Menanggapi hal tersebut, Mudir PPM Shidiq Al-Kautsar, Ustaz Muzamil, M.Pd.I, menjelaskan bahwa program serupa sebenarnya pernah dilaksanakan, meskipun belum berjalan optimal.

“Program daurah sebenarnya sudah pernah kami adakan, hanya saja belum maksimal. Insya Allah pada semester genap nanti akan kami laksanakan kembali, termasuk Daurah Tahfidz,” ujarnya. Ia menambahkan, program Daurah Bahasa Arab dan Inggris akan diupayakan pada semester berikutnya.

Pada sesi pengarahan kepulangan santri, Ustaz Muzamil juga menyampaikan pesan kepada para wali santri agar tetap melakukan pendampingan selama anak-anak berada di rumah.

“Mohon hafalan yang sudah diperoleh di pondok tetap dipantau dan diingatkan untuk muroja’ah. Begitu juga dengan salat berjamaah, ketepatan waktu salat, serta salat tahajud,” pesannya.

Kepada para santri, pihak pondok mengingatkan agar kebiasaan baik yang telah dibangun selama di pesantren tetap dijaga. Santri diminta menunjukkan akhlak yang baik, kesadaran dalam beribadah, serta memilih pergaulan yang positif selama masa liburan.

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pembelajaran semester ganjil sekaligus bagian dari upaya pondok dalam menjaga kesinambungan pembinaan santri, baik selama di pesantren maupun ketika berada di lingkungan keluarga. (*)

Tinggalkan Balasan

Search