Kabar duka menyelimuti jemaah haji Indonesia. Salah satu anggota jemaah dari Kloter SUB 20 asal Sidoarjo, Jawa Timur, atas nama Nur Fadillah (45), wafat saat dalam perjalanan menuju Madinah, Kamis (8/5/2025) pukul 06.30 WAS.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Almarhumah meninggal dunia dalam pesawat akibat sakit. Berdasarkan data kesehatan, beliau memiliki riwayat penyakit tertentu,” ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, di Madinah.
Jenazah almarhumah telah disalatkan di Raudhah Masjid Nabawi dan dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi — tempat pemakaman para syuhada dan orang-orang saleh di Kota Nabi.
Abdul Basir menegaskan, pemerintah melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan memenuhi seluruh hak jemaah yang wafat, termasuk pelaksanaan badal haji (penggantian pelaksanaan haji oleh orang lain) serta pemberian asuransi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hak-hak jemaah akan dipenuhi sesuai regulasi, termasuk pelaksanaan badal haji yang sudah disiapkan,” ujarnya.
Hingga hari kedelapan Jum’at (9/5/2025), pemberangkatan jemaah haji melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, tercatat sebanyak 55.161 jemaah telah datang atau 27.13% dari total 203.320 jemaah. Dari jumlah itu, 11.836 adalah jemaah lansia. Jumlah kloter yang telah datang 142 kloter dari rencana 525 kloter.
Hari ini, dijadwalkan kedatangan tambahan 19 kloter, per jam ini, 08:34 WAS jemaah yang baru tiba 3001 jemaah dari berbagai embarkasi di Indonesia.
“Total jemaah haji yang telah tiba sebanyak 55.161 orang. Hingga saat ini, dua jemaah haji Indonesia dilaporkan wafat di Madinah,” tutur Basir.
PPIH mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan dan mematuhi arahan petugas agar dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan aman. (afifun nidlom)
