Jemaah Ramadan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Tembus 96 Juta

Suasana padat di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat Ramadan 1447H.(SPA)
www.majelistabligh.id -

Jemaah yang mengunjungi Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi, dalam 20 hari pertama bulan Ramadan, mencapai 96 juta orang. Mereka datang silih berganti untuk menunaikan ibadah di dua pusat spiritual umat Islam tersebut.

Otoritas Umum untuk Perawatan dan Pengelolaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melaporkan, total 96.638.865 jemaah telah mengunjungi dua masjid suci itu sejak awal Ramadan hingga hari ke-20.

“Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah menerima 96.638.865 jemaah sejak awal Ramadan,” demikian dilaporkan oleh Otoritas Umum untuk Perawatan dan Pengelolaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sabtu (14/3/2026).

Angka tersebut menggambarkan tingginya antusiasme umat Islam dari berbagai negara untuk menjalankan ibadah di Tanah Suci pada bulan yang penuh berkah ini.

Masjidil Haram mencatat jumlah jemaah terbesar. Selama periode 1 hingga 20 Ramadan, tercatat 57.595.401 jemaah melaksanakan salat lima waktu dan salat Qiyam di kompleks masjid suci tersebut. Selain itu, sebanyak 15.605.086 orang menunaikan ibadah umrah dalam kurun waktu yang sama,

Tingginya jumlah jemaah mendorong pengelola Masjidil Haram mengoptimalkan sistem pengaturan arus jemaah dan layanan ibadah agar seluruh kegiatan berjalan tertib dan aman.

Sementara itu, Masjid Nabawi di Madinah juga dipadati pengunjung dari berbagai penjuru dunia. Data otoritas mencatat 21.143.259 jemaah melaksanakan salat lima waktu dan salat malam di masjid yang menjadi salah satu situs paling bersejarah dalam Islam tersebut. Jemaah ke Masjid Nabawi untuk salat lima waktu dan salat Qiyamul Lail.

Selain melaksanakan salat, banyak jemaah yang datang untuk berziarah. Tercatat 579.191 orang berkesempatan melaksanakan salat di Raudhah, area yang dikenal sebagai salah satu tempat paling mulia di dalam Masjid Nabawi. Tidak hanya itu, 1.715.928 jemaah juga tercatat menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad saw serta dua sahabat beliau yang dimakamkan di dekatnya.

Otoritas pengelola dua masjid suci menyatakan, tingginya jumlah jemaah tersebut tidak lepas dari kesiapan sistem operasional dan layanan terpadu yang disediakan selama Ramadan. Berbagai fasilitas dan layanan disiapkan untuk memastikan jemaah dapat beribadah dengan nyaman, mulai dari pengaturan alur pergerakan jamaah, kebersihan area masjid, hingga dukungan keamanan dan kesehatan.

Tingginya angka kunjungan tersebut juga menegaskan besarnya daya tarik spiritual dua masjid suci bagi umat Islam di seluruh dunia, khususnya selama bulan Ramadan. Bagi umat Islam, beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memiliki nilai keutamaan yang sangat besar. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search