Jenazah Praka Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni Kulon Progo

Almarhum Farizal Rhomadhon.
www.majelistabligh.id -

Jenazah prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon, akhirnya tiba di Tanah Air. Almarhum yang juga kader Muhammadiyah itu dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (5/4/2026).

Rencana awal di pemakaman umum resmi dibatalkan, setelah pihak keluarga menyepakati pemakaman di TMP. Keputusan tersebut diambil setelah musyawarah keluarga besar, yang mempertimbangkan jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Kakak kandung istri almarhum, Muhammad Fitra Abdul Aziz, menyebutkan seluruh pihak keluarga telah mencapai kesepakatan. “Dari pihak keluarga laki-laki maupun perempuan akhirnya setuju dimakamkan di Taman Makam Pahlawan,” kata Fitra.

Keputusan tersebut juga didasari harapan agar anak almarhum kelak dapat mengenang dan merasa bangga atas pengorbanan sang ayah. “Harapannya, anak beliau nanti bisa bangga bahwa ayahnya adalah pahlawan bangsa yang berjasa untuk perdamaian dunia,” ujar Fitra.

Sebelumnya, jenazah Praka Farizal ini dipulangkan dari Lebanon melalui Turki sebelum akhirnya diterbangkan ke Indonesia.

Gugur saat Sedang Salat Isya

Praka Farizal merupakan prajurit TNI Kodam Iskandar Muda Aceh yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon setelah terkena mortir dari pasukan pertahanan Israel saat menunaikan salat Isya.

Gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon dalam misi perdamaian PBB di Lebanon menyisakan duka mendalam. Kronologi peristiwa tersebut terjadi saat almarhum tengah menunaikan ibadah salat Isya di area penugasan pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) atau di pos jaga pasukan yang berada di dekat Adchit Al Qusayr, Ahad 29 Maret 2026 waktu setempat.

Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 25/Siwah Kolonel Inf Dimar Bahtera mengungkapkan kronologi ini saat melayat ke rumah duka di Ledok, Lendah, Kulon Progo, DIY. “Jadi (kejadiannya terjadi -Red) yang bersangkutan sedang melaksanakan salat Isya dan di situ sedang ada mortir artileri yang jatuh di samping masjid,” kata Kolonel Inf Dimar.

Serangan mortir tersebut diduga berasal dari tentara Israel yang tengah terlibat dalam eskalasi konflik di wilayah tersebut. Ledakan terjadi sangat dekat dengan lokasi ibadah dan menyebabkan Farizal gugur di tempat. Setelah kejadian, jenazah almarhum dievakuasi ke East Sector Headquarters (HQ) UNIFIL. Di lokasi tersebut, dilakukan salat jenazah serta penghormatan dari rekan satu regu. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search