Kajian Jelang Tahun Baru Hijriyah, Masjid Supangat Tuban Siapkan Hadiah Dua Kambing 

www.majelistabligh.id -

Ada yang istimewa di Kajian Jelang tahun baru Hijriyah 1447 di Masjid Supangat Panyuran Palang Tuban, Kamis (26/6/2025). Panitia pelaksana menyiapkan 2 kambing bagi peserta yang datang lebih awal dan aktif mengikuti kegiatan kajian hingga usai.

Tema di yang diangkat dalam kajian tersebut pun tidak kalah menarik, yakni  ‘Tahun Berganti, Ajal Mendekat; Masihkah Kita Menunda Taubat.”

“Ini semua kita lakukan sebagai wujud apresiasi dan door prize bagi peserta yang turut aktif kajian jelang tahun baru Hijriyah 1447,” ungkap Ketua Takmir Masjid Supangat Panyuran Palang Tuban Edi Utomo.

Hadir sebagai nara sumber dalam kajian tersebut, Ustaz Ferry Yudi Antonius Saputro SHI MPdI SCTMI dari PDM Surabaya. Ia mengingatkan deep thinking… Akibat kurang ngopi… Siapa yang salah… Pentingnya menyiapkan generasi penerus.

“Mari kita mengingat Demi Masa; Demi 1 Detik, Demi 1 Menit, Demi 1 Jam, Demi 1 Hari, Demi 1 Minggu, Demi 1 Bulan, Demi 1 Tahun… Hari ini dan 5 tahun yang lalu, mari kita renungkan,” tutur Ustad Ferry, panggilan akrabnya.

Nikmat iman, nikmat Islam, nikmat jasmani dan rohani harus selalu kita jaga

“Ingat sebuah pantun yang berbunyi Ubur-ubur Ikan Lele… Sekarang sudah 1447 Hijriyah Leeee … Maka kita harus bisa memotret kondisi generasi muda saat ini…Laku keju aborsi ilegal… Polri bongkar grup WA penyebar konten sesama jenis, 4 tersangka diamankan,” jlentrehnya.

Kondisi dunia Saat ini… Gaza Sound Man, film dokumenter yang merekam suara-suara di Gaza… Tahun berganti, apa yang sudah kita isi? Apakah kita sudah mempergunakan waktu dengan maksimal? Berapa banyak amal yang tertinggal karena kita menunda? Apakah hijrah kita selama ini menuju Allah Subhanahu Wataala atau dunia semata?

Ustaz Ferr pun mengajak kita untuk  kita ingat kandungan dalam Al Qur’an surat Al Ashr ayat 1 dan 2 Demi Masa Sesungguhnya Manusia itu dalam kerugian.

“Setiap detik yang berlalu tidak pernah akan kembali. Maka, Muharram adalah panggilan untuk mengisi waktu dengan iman, amal sholeh, dan taubat yang sungguh-sungguh,” seru Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PDM Kota Surabaya itu dengan penuh semangat.

Ajal itu pasti, waktunya misteri… Sebagaimana dalam Al Qur’an surat Al A’raf ayat 34; “Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Maka apabila telah tiba ajalnya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak punya mendahulukannya. “Kita sering merencanakan masa depan seolah kita hidup seribu tahun, padahal kematian bisa datang kapan saja dalam keadaan apa saja, sudahkah kita siap bila esok kita dipanggil?

“Dolooor… Jika hari ini hari terakhir kita, apakah kita sudah damai dengan dosa-dosa kita? Masihkah kita menunda taubat?”Tanya ustad Ferry sambil tersenyum. Ingat dalam Al Qur’an surat An Nur ayat 31; “Dan bertaubatlah kamu kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”

Gusti Allah mboten sare… Aku dan Allah: sebuah hubungan tanpa jarak, sebagaimana dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 186; Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Dalam hadis nabi “Sesungguhnya Allah membuka tangan-Nya di malam hari untuk menerima taubat orang yang bersalah di siang hari, dan membuka tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubat orang yang bersalah di malam hari. ” (HR. Muslim )

“Jika Besok Aku Mati… (5 Menit Refleksi Diri) maka siapa yang paling kehilangan saya? Apa yang paling saya banggakan? Apa dosa yang belum saya tobati? Saat jenazah-jenazah itu dimasukkan ke dalam kuburan shutdown amal, startup akhirat,” tutup Ustaz Ferry sambil diiringi lagunya Opick Bila Waktu Telah Berakhir.  (ali shodiqin)

Tinggalkan Balasan

Search