Keberkahan Harta

*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Keberkahan harta tidak diukur dari seberapa banyak seseorang memiliki, melainkan dari seberapa besar manfaat dan kemaslahatan yang dihasilkan dari harta tersebut. Harta di tangan seorang muslim bisa berfungsi sebagai sarana penyeimbang dalam beribadah dan perekat hubungan dengan makhluk.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Nikmat harta yang baik adalah yang dimiliki laki-laki yang shalih.” (HR. Ahmad)

Harta tersebut akan menjadi energi yang memancarkan masa depan cerah, menjadi kekuatan yang mengandung berbagai macam keutamaan dan kemuliaan dunia akhirat, serta penggerak roda dakwah dan jihad di jalan Allah.

Allah berfirman: “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Rabb-nya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidaLk (pula) mereka bersedih hati.”  (QS. Al Baqarah: 274)

Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam juga memberi pujian kepada seorang muslim yang dermawan dan membelanjakan hartanya di jalan kebaikan.

Dari Abdullah bin Umar, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah, dan tangan yang di atas suka memberi dan tangan yang di bawah suka meminta.”  (HR. Bukhari-Muslim, Abu Dawud Ahmad)

Harta yang berkah adalah harta yang diperoleh dengan cara halal dan digunakan sesuai dengan ketentuan syariat. Orang yang hartanya diberkahi akan merasa cukup meskipun memiliki sedikit dan hartanya mampu membawa kebahagiaan bagi dirinya serta orang lain. Salah satu cara untuk mendapatkan keberkahan harta adalah dengan bersedekah, berzakat dan menjauhi riba.

Yaa Allah tolonglah kami agar bisa selalu berdzikir kepadaMu bersyukur atas nikmat dariMu dan memperbaiki ibadah kepadaMu..

In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah. (fimdalimunthe55@gmail.com)

Tinggalkan Balasan

Search