Keluarga Bung Tomo Dukung Penuh Produksi “Radio Bung Tomo”

Keluarga Bung Tomo Dukung Penuh Produksi “Radio Bung Tomo”
www.majelistabligh.id -

Keluarga Bung Tomo menyatakan dukungan penuh atas inisiatif siswa SMKN 12 Surabaya yang memproduksi radio dengan nama “Radio Bung Tomo.”

Dukungan ini disampaikan langsung oleh putra Bung Tomo, Bambang Sulistomo, setelah menerima surat permohonan izin penggunaan nama dari Komunitas Puri Aksara Rajapatni.

“Kami menyambut dan merasa mendapat kehormatan, Mas. Maturnuwun sanget atas perhatiannya dan semangat kejuangan angkatan 45 Surabaya dan Indonesia… kami siap mas….” tulis Bambang Sulistomo melalui pesan WhatsApp, pada Jumat pagi (18/7/2025).

Bambang juga menegaskan komitmen keluarga untuk mendukung semangat menjaga nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, budaya, dan peradaban bangsa melalui inisiatif ini.

Sebelumnya, Komunitas Puri Aksarai Rajapatni telah mengirimkan surat resmi permohonan penggunaan nama Bung Tomo untuk produk radio tersebut pada Jumat, 18 Juli 2025.

Surat itu ditujukan langsung kepada Bambang Sulistomo selaku ahli waris dan Ketua Yayasan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.

Dalam percakapannya, Bambang menyampaikan apresiasi atas semangat siswa yang dianggap sebagai bentuk konkret menjaga ingatan kolektif dan semangat kejuangan yang pernah bergelora dari Jalan Mawar 10, Surabaya, lokasi bersejarah bekas Rumah Radio Bung Tomo.

“Cak, matur nuwun sanget atas semangatnya untuk menjaga kekuatan spiritual kejuangan patriotisme nasionalisme budaya dan peradaban bangsa besar ini… ,” ungkapnya dalam pesan WA yang sama.

Keluarga Bung Tomo Dukung Penuh Produksi “Radio Bung Tomo”
Radio Bung Tomo buatan siswa SMKN 12 Surabaya. foto: nanang purwono

Produksi radio ini menjadi langkah simbolis untuk melestarikan nilai-nilai kejuangan di tengah lenyapnya bangunan cagar budaya eks Rumah Radio Bung Tomo yang sudah tiada.

Melalui karya ini, generasi muda Surabaya menunjukkan kepeduliannya terhadap sejarah.

Yang membanggakan, produksi radio ini sepenuhnya dikerjakan oleh siswa SMKN 12 Surabaya. Radio tersebut mengusung desain vintage, menyerupai radio tempo dulu yang digunakan untuk mendengarkan pidato Bung Tomo di masa perjuangan.

Ketika dinyalakan, radio akan memutar jingle The Tiger Shark, takbir, pekik “Merdeka!”, serta cuplikan pidato Bung Tomo. Setelah itu, radio dapat menangkap siaran AM maupun FM sesuai pengaturan.

Radio ini bukan sekadar alat elektronik, tetapi juga alat edukasi dan perenungan. Ia menjadi simbol pengingat atas perjuangan Bung Tomo dan semangat juang arek-arek Surabaya yang tak pernah padam.

Karya ini sekaligus menjawab harapan Bambang Sulistomo yang sebelumnya menyampaikan agar lahan bekas Rumah Radio Bung Tomo bisa memberi manfaat inklusif bagi publik dalam upaya melindungi dan merawat nilai-nilai perjuangan.

Dengan dukungan dari keluarga Bung Tomo, diharapkan produksi “Radio Bung Tomo” dapat terus berjalan dan menginspirasi generasi muda lainnya untuk tetap mewarisi semangat kebangsaan dari para pahlawan. (nanang purwono)

Tinggalkan Balasan

Search