Kementerian Agama memberikan bantuan 2.000 mushaf Al-Quran untuk masyarakat terdampak banjir di Sumatra Barat. Penyerahan bantuan itu dilakukan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat kepada perwakilan masyarakat, sebagai bentuk kepedulian negara terhadap keberlangsungan kehidupan keagamaan umat.
Inspektur Jenderal Kementerian Agama, Khairunas, berharap bantuan Al-Qur’an dapat menjaga kesinambungan pembelajaran serta kebiasaan membaca Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya di masjid dan musala yang terdampak banjir.
“Kementerian Agama sangat berharap kesinambungan pembelajaran Al-Qur’an di masyarakat tetap terjaga, terutama di musala dan masjid yang terdampak banjir,” ujar Irjen Khairunas.
Ia menjelaskan, bencana banjir menyebabkan sejumlah rumah ibadah mengalami kerusakan, termasuk mushaf Al-Qur’an yang tidak lagi dapat digunakan secara optimal. Kondisi tersebut dapat menghambat kelangsungan aktivitas membaca dan mempelajari Al-Qur’an di lingkungan jamaah.
“Kita tidak ingin kebiasaan membaca Al-Qur’an yang selama ini tumbuh di masjid dan musala menjadi terhambat akibat keterbatasan sarana ibadah,” lanjutnya.
Menurutnya, bantuan ini menjadi upaya agar kegiatan keagamaan tetap berjalan dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masing-masing rumah ibadah. “Karena itu, bantuan ini diperlukan agar kebiasaan masyarakat membaca Al-Qur’an di masjid dan musala tetap berlanjut dan berkesinambungan,” tegasnya.
Ia menambahkan, membaca dan mempelajari Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai agama serta pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Adapun penerima bantuan Al-Qur’an secara simbolis bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatra Barat meliputi:
- Musala As-Salam, Komplek Harmoni, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.
- Masjid Nur Rahmah, Tabing Banda Gadang.
- Musala Jami’atur Rahman, Batu Busuk.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan aktivitas keagamaan serta memperkuat ketahanan spiritual masyarakat pascabencana.
Selain di Sumatra Barat, bantuan mushaf Al-Quran juga akan diberikan kepada penyintas banjir di Aceh dan Sumatra Utara. Saat ini, ribuan eksemplar mushaf Al-Qur’an sudah dikirim dan tinggal menunggu tiba di wilayah terdampak bencana. (*)
