Kemitraan Global di Balik Perjalanan Rektor UM Surabaya ke Taiwan

www.majelistabligh.id -

Kerjasama Akademik dengan Yuan Ze University

Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) kembali mencetak sejarah dalam upayanya memperluas jejaring akademik internasional. Pada Selasa, 11 Februari 2025, UMSurabaya secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yuan Ze University (YZU) Taiwan. Kesepakatan ini membuka peluang besar dalam pengembangan program transfer kredit dan fast track bagi mahasiswa.

Dalam momen bersejarah yang berlangsung di Ruang Meeting lantai 12, Gedung 6 YZU, delegasi UM Surabaya dipimpin oleh Rektor Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua. Sementara dari pihak YZU, President Prof. Ching-Jong Liao beserta para dekan dan kepala departemen menyambut dengan penuh antusiasme.

Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi akademik dalam bentuk pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan kolaborasi pengajaran.

Kemitraan Global di Balik Perjalanan Rektor UM Surabaya ke Taiwan
Mundakir bersama Ching-Jong Liao usai meneken MoU. foto: ist

Dalam diskusi yang berlangsung, kedua universitas sepakat untuk segera mengimplementasikan program transfer kredit dan fast track guna memberi manfaat bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi dengan lebih efisien.

Rektor UMSurabaya, Dr. Mundakir, menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari strategi kampus dalam meningkatkan daya saing global.

“Kerjasama ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata untuk mendorong mahasiswa dan dosen agar memiliki pengalaman akademik di tingkat internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Ching-Jong Liao dari YZU mengungkapkan komitmennya untuk mendukung implementasi program tersebut.

“Kami menyambut baik inisiatif UMSurabaya dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pertumbuhan intelektual mahasiswa dari kedua institusi,” kata Prof. Liao.

Selain membahas program akademik, delegasi UMSurabaya juga diajak untuk meninjau berbagai fasilitas unggulan YZU. Dari laboratorium canggih di College of Engineering hingga perpustakaan modern dan pusat kebugaran, kunjungan ini memberikan wawasan mendalam tentang ekosistem pendidikan di YZU.

Dengan adanya kerjasama ini, mahasiswa UMSurabaya dapat mengikuti program fast track untuk mempercepat studi pascasarjana mereka di YZU. Selain itu, program transfer kredit memungkinkan mahasiswa untuk mengambil sejumlah mata kuliah di YZU yang akan diakui sebagai bagian dari kurikulum UMSurabaya.

Penandatanganan MoU ini menandai awal dari berbagai inisiatif akademik yang akan datang. Kedua universitas berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan ini dan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam penelitian serta kegiatan akademik lintas negara.

Sebagaimana disampaikan oleh Prof. Ching-Jong Liao, “Kami optimistis bahwa kemitraan ini akan membawa manfaat besar bagi kedua institusi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.”

Tahun lalu, UM Surabaya telah mengirimkan dua mahasiswa Program Studi Informatika untuk menjalani program magang di salah satu perusahaan mitra YZU di Taiwan.

Selama program magang yang berlangsung selama tiga bulan tersebut, setiap mahasiswa menerima uang saku sebesar Rp15 juta per bulan. Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara UM Surabaya dan YZU Taiwan, yang terus berkembang seiring waktu.

“Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang sudah kita laksanakan sebelumnya,” ujar salah satu perwakilan dari UM Surabaya.

Sebagai langkah lanjutan, UM Surabaya menargetkan realisasi program double degree dan fast track ke program master pada tahun akademik 2025/2026.

Skema yang diusulkan adalah 3+1+1, di mana mahasiswa akan menempuh tiga tahun studi di UM Surabaya, satu tahun menyelesaikan S1 di YZU Taiwan, dan satu tahun berikutnya untuk memperoleh gelar master di universitas yang sama.

Program ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa UM Surabaya untuk mendapatkan pengalaman akademik dan profesional di tingkat internasional, sekaligus memperkuat daya saing lulusan di dunia kerja global. (wh)

 

Tinggalkan Balasan

Search