Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran sukses menggelar Diklat Kader Takmir dan Dai Muda di Surabaya, pada Ahad (10/8/2025) .
Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari berbagai masjid dan mushola ini menghadirkan sejumlah pemateri berkompeten, termasuk Kepala Sekolah MBS SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya, Ustaz Banjar, dan Direktur MBS Ustaz Aziz Maulana Akhsan.
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 15.00 WIB ini bertujuan mencetak generasi muda penggerak dakwah dan pengelola masjid yang berkualitas.
Dalam materinya, Ustad Banjar menekankan pentingnya fashohah dan kualitas seorang imam dalam memimpin shalat berjamaah.
“Imam yang berkualitas akan menjadikan masjid semakin makmur. Jamaah akan merasa nyaman dan khusyuk mengikuti shalat berjamaah,” ujar Ustaz Banjar.
Ustaz Aziz Maulana Akhsan membawakan materi tentang tata cara azan dan iqamah. Dia menegaskan bahwa azan bukan sekadar panggilan, tetapi pesan istimewa yang memiliki pengaruh besar terhadap kemakmuran masjid.
“Muazin yang berkualitas akan menjadi kunci kemakmuran masjid. Azan yang indah dapat menggetarkan hati pendengar dan mendorong mereka untuk segera mendatangi masjid,” jelasnya.
Selain kedua pemateri utama tersebut, acara juga menghadirkan narasumber lain yang mengisi sesi sesuai bidang keahliannya.
Ustaz Bahrun (Wakil Ketua PCM Kenjeran) memberikan materi Kaifiah Shalat Jenazah; Ustaz Muhammad Arifin (Ketua LDK PP Muhammadiyah,)menyampaikan materi Peta Dakwah Nasional; dan Ustaz Irvandi (Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya), memaparkan teknik pembuatan flayer dan video dakwah.
PCM Kenjeran berharap kegiatan ini dapat melahirkan kader takmir dan dai muda yang siap menghidupkan kegiatan masjid, membangun kedekatan dengan jamaah, dan menjadi motor penggerak dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.
“Kader-kader muda inilah yang kelak akan menjadi ujung tombak kemakmuran masjid dan penguatan dakwah Islam di Surabaya,” ujar salah satu panitia. (humas spemlibels)
