Ketua Amirul Hajj: Alhamdulillah, Seluruh Tahapan Haji Selesai, Pulang Membawa Kemabruran

www.majelistabligh.id -

Ketua Amirul Hajj 1446 H Nasaruddin Umar menyampaikan rasa syukur mendalam atas tuntasnya seluruh tahapan puncak ibadah haji yang dilalui oleh jemaah haji Indonesia. Hal ini disampaikan dalam sambutan resminya di Kantor Daker Makkah, Selasa (10/6/2025), sekaligus menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji ke Tanah Air.

“Alhamdulillah seluruh tahapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina telah selesai. Seluruh jemaah Indonesia telah melaksanakan wukuf, termasuk 477 jemaah lansia, risiko tinggi, dan disabilitas melalui program Safari Wukuf,” ungkap Menteri Agama RI itu.

Ketua Amirul Hajj: Alhamdulillah, Seluruh Tahapan Haji Selesai, Pulang Membawa Kemabruran
Ketua Amirul Hajj 1446 H Nasaruddin Umar. (foto:afifun nidlom/majelistabligh.id)

Bagi jemaah yang tidak dapat mengikuti Safari Wukuf karena perawatan intensif atau telah wafat, pelaksanaan hajinya telah dibadalhajikan oleh pihak resmi.

Rangkaian puncak haji dimulai sejak 8 Zulhijjah, saat jemaah diberangkatkan dari hotel di Makkah ke Arafah. Setelah wukuf pada 9 Zulhijjah, jemaah melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah dan kemudian menuju Mina untuk melaksanakan mabit dan lontar jumrah.

“Proses mabit dilakukan sesuai kondisi jemaah. Lansia dan jemaah dengan keterbatasan menjalani murur (melintas Muzdalifah tanpa turun), sedangkan lainnya bermalam di Muzdalifah sebelum menuju Mina,” jelasnya.

Pada 12 dan 13 Zulhijjah, jemaah yang memilih nafar awal dan nafar tsani mulai kembali ke Makkah untuk menuntaskan thawaf ifadah di Masjidil Haram.

Meski secara umum ibadah haji berlangsung lancar, Ketua Amirul Hajj menyampaikan beberapa kendala yang muncul di lapangan, seperti keterlambatan penjemputan di Muzdalifah akibat kemacetan besar yang juga dialami jemaah dari berbagai negara.

“Saya memohon maaf atas keterlambatan proses evakuasi di Muzdalifah. Proses baru selesai pukul 09.40 WAS, terlambat 40 menit dari target. Ini menjadi bagian dari evaluasi kita bersama,” ujarnya.

Ketua Amirul Hajj turut menyampaikan apresiasi atas pernyataan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah, dan Wakil Gubernur Makkah, Pangeran Saud bin Mish’al, bahwa penyelenggaraan haji tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dari sisi infrastruktur, layanan kesehatan, hingga penurunan angka kematian jemaah.

Tahun ini, sejumlah inovasi turut mewarnai pelaksanaan haji Indonesia:
1. Penurunan BPIH: Dari Rp93,4 juta menjadi Rp89,4 juta, hasil kesepakatan dengan DPR dan arahan Presiden Prabowo Subianto.

2. Delapan syarikah dilibatkan untuk mencegah monopoli layanan.

3. Program Dam Baznas dan Adahi: Jemaah diberi pilihan pelaksanaan dam di Tanah Suci atau Indonesia, dengan nilai terkumpul mencapai Rp21,29 miliar.

40. Lonjakan ekspor bumbu nusantara: Meningkat drastis dari 16 ton (2023) menjadi 70 ton (2024) dan di tahun 2025 meningkat menjadi 475 ton.

Ketua Amirul Hajj secara simbolis melepas kloter 1 embarkasi Makassar (UPG 01) yang berangkat dari hotel mereka di wilayah Syisyah ke Madinah, sebelum kembali ke Indonesia pada 11 Juni 2025 pukul 03.30 WAS melalui Bandara AMAA Madinah.

Gelombang I pemulangan berlangsung dari 11–25 Juni 2025, dengan total 266 kloter yang diberangkatkan dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Khusus delapan kloter dipulangkan melalui Bandara Madinah, di antaranya kloter dari Makassar, Lombok, dan Jakarta – Pondok Gede.

Sementara itu, gelombang II akan bergerak dari Makkah ke Madinah mulai 18 Juni, tinggal di Kota Nabi selama 9 hari, dan pulang ke tanah air mulai 26 Juni hingga 10 Juli 2025.

Dalam penutup sambutannya, Ketua Amirul Hajj menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta:

1. Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka

2. Pemerintah Arab Saudi, khususnya Raja Salman dan Pangeran MBS

3. DPR, DPD, BPK, BPKH, BP Haji, Baznas, serta Kementerian dan lembaga terkait

4. TNI, Polri, Ormas Islam, KBIHU, dan Tim Media

5. Seluruh petugas haji dan jemaah haji Indonesia

“Saya mengapresiasi seluruh jemaah haji Indonesia yang telah menjadi tamu-tamu Allah yang baik, menjadi duta bangsa dan pengharum nama Indonesia. Semoga seluruh jemaah meraih haji mabrur, diampuni dosanya, dan kembali ke tanah air dengan selamat,” pungkasnya. (afifun nidlom)

Tinggalkan Balasan

Search