Kunci Ketenangan dan Tabungan Surgawi

www.majelistabligh.id -

*) Oleh: Ferry Is Mirza DM

Jumat Mubarak,

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

“Wahai Abdullah bin Qais, maukah engkau kuberitahu tentang salah satu tabungan surgawi?”

Abdullah bin Qais menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah.”

Beliau bersabda: “Ucapkanlah Laa haula wa laa quwwata illa billah” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kalimat Laa haula wa laa quwwata illa billah mengandung makna mendalam: penyerahan total kepada Allah dalam setiap urusan. Kalimat ini mengingatkan kita bahwa tiada daya untuk menolak musibah dan tiada kekuatan untuk meraih kebaikan kecuali dengan kehendak Allah Ta’ala.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka cukuplah Allah baginya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (QS. At-Talaq: 3).

Bayangkan seseorang yang menghadapi cobaan besar: kehilangan pekerjaan, sakit, atau kehilangan orang yang dicintai.

Dalam keadaan itu, dia merasa dunia begitu berat dan gelap. Namun, di tengah keputusasaan, dia mengingat dan mengucapkan kalimat Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Dengan penuh keyakinan, dia menyerahkan semuanya kepada Allah, percaya bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong. Perlahan, hatinya menjadi tenang, dan jalan keluar pun terbuka melalui cara yang tidak terduga.

Hal ini selaras dengan firman Allah:

“Dan barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. At-Talaq: 2-3).

Keajaiban di Balik Kalimat Ini

Betapa mengherankan jika ada orang yang merasa putus asa, padahal ia memiliki kalimat ini sebagai senjatanya!

Betapa mengherankan jika ada orang yang gelisah, padahal ia dianugerahi kekuatan besar dalam kalimat ini!

Betapa mengherankan jika ada orang yang merasa berat melangkah, padahal ia memiliki kalimat ini yang dapat meringankan beban!

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam juga bersabda:

“Ucapkanlah ‘Laa haula wa laa quwwata illa billah,’ karena ia adalah salah satu harta simpanan surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pelajaran dari Kalimat Ini

Kalimat Laa haula wa laa quwwata illa billah bukan hanya lafaz di lisan, melainkan juga bekal hati untuk menemukan ketenangan, penghibur jiwa yang dirundung duka, dan penghapus kesedihan.

Bagi yang menjadikan kalimat ini sebagai pegangan, Allah berjanji akan memberi pertolongan. Firman-Nya:
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 45).

Barang siapa yang memegang teguh kalimat ini, ia akan meraih kebahagiaan dan keuntungan di dunia maupun akhirat. Namun, barang siapa yang melupakannya, ia akan tenggelam dalam kesengsaraan dan kerugian.

Perkuat Keimanan dengan Kalimat ini

Demi Allah, sungguh kelalaian terhadap kalimat ini adalah kerugian besar. Maka, mari jadikan kalimat Laa haula wa laa quwwata illa billah sebagai sahabat dalam hidup kita.

Sebagai peneguh hati dan penguat jiwa, ia adalah kunci menuju ketenangan yang sejati.

Wallahu a’lam bish-shawab. (*)

Untuk mendapatkan update cepat silakan berlangganan di Google News

 

Tinggalkan Balasan

Search