Kyai Zaitun Rasmin Doakan Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Syahid fi Sabilillah

Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA.
www.majelistabligh.id -

Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah sekaligus Ketua MUI Bidang Ukhuwah, Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA., menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Praka Farizal Romadhon, prajurit TNI asal Kodam Iskandar Muda (IM). Almarhum gugur dalam tugas menjaga perdamaian di perbatasan Israel-Lebanon.

Korban meninggal dalam serangan brutal militer penjajah Zionis Israel terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon pada Ahad malam (29/3/2026).

“Semoga almarhum tergolong syahid fi sabilillah, karena sedang bertugas menjaga perdamaian dan menjalankan tugas di sana,” ujar Ustaz Zaitun dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Ia juga mendoakan kesembuhan untuk tiga prajurit lainnya yang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Insiden terjadi saat Pasukan Garuda yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) tengah menjalankan tugas pemantauan dan pengamanan di wilayah perbatasan Lebanon Selatan. Serangan yang dilakukan oleh militer Zionis Israel dinilai tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga mencederai misi kemanusiaan global.

“Zionis adalah musuh umumnya manusia dan kemanusiaan,” tegas Ustaz Zaitun.

Ia menyerukan seluruh elemen bangsa untuk bersatu melakukan aksi besar-besaran demi menghentikan kekejaman penjajah Zionis Israel. Selain itu, ia mendesak pemerintah Indonesia dan masyarakat dunia untuk mengambil langkah nyata menghentikan agresi militer yang dinilai tidak berperikemanusiaan.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia serta menolak segala bentuk penjajahan. “Ini saatnya kita menunjukkan bahwa Indonesia konsisten dalam membela nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, turut menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya personel TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. “Kami, atas nama pemerintah Republik Indonesia, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kami mengecam keras insiden ini dan serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel di wilayah Lebanon Selatan,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia juga secara resmi mengecam serangan tersebut karena menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Berdasarkan laporan Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, satu prajurit yang mengalami luka berat yakni Praka Rico Pramudia, serta dua prajurit dengan luka ringan yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, telah mendapatkan penanganan medis. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search