Madrasahku Gratis, tapi Bukan Gratisan

www.majelistabligh.id -

*Oleh: Nurkhan,
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 Panceng Gresik

Pendidikan adalah pondasi utama untuk membangun masa depan bangsa. Sebagai kepala madrasah yang baru diberikan amanah sebelum satu, saya percaya dengan hal itu. Karena pendidikan merupakan salah satu elemen penting untuk meningkatkan sumber daya manusia menuju Indonesia emas.

Menjadi seorang pendidik, di sebuah madrasah yang ada di desa, tepatnya tepi pantai dengan lingkungan masyarakat melayan, saya selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi peserta didik. Meskipun lembaga pendidikan yang kami kelola memiliki kekurangan sumber daya.

Lembaga pendidikan yang kami kelola ini menawarkan biaya gratis. Ini berlaku untuk semua anak yang mau sekolah. Hal tersebut merupakan salah satu keputusan penting yang sudah kami sepakati sejak awal.

Namun, keputusan untuk memberikan pendidikan tanpa biaya juga membawa tantangan besar, bagaimana memastikan bahwa pendidikan yang di tawarkan ini menjadi pendidikan yang berkualitas, meskipun lembaga ini beroperasi dengan anggaran yang terbatas?

Bahkan banyak orang mencibir dengan kalimat-kalimat melemahkan. Masa ada pendidikan gratis berkualitas? Tidak mungkin hal itu terjadi? dan lain sebagainya.

Cibiran terus menghantam telinga dari beberapa penjuru . Tapi kami yakin ada tangan Allah SWT yang akan membantu jika kita melaksanakan dengan penuh ikhlash dan dedikasi yang kuat.

Selain itu, banyak juga pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana bisa mengakomodasi kebutuhan pendidikan anak-anak agar mereka mendapatkan pendidikan dasar yang kuat, biaya saja tidak?.

Bagaimana kami bisa mengakomodasi kebutuhan pendidikan anak-anak agar mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan dasar, tetapi juga bisa berkembang menjadi individu yang siap menghadapi dunia yang semakin kompetitif? Inilah pertanyaan-pertanyaan yang harus kami hadapi setiap hari.

Menawarkan pendidikan gratis adalah salah satu cara kami untuk memastikan bahwa setiap anak, tanpa kecuali, dapat merasakan manfaat dari pendidikan. Wali murid kami, banyak yang tidak mampu membayar biaya pendidikan, sehingga sekolah gratis menjadi satu-satunya pilihan.

Meskipun tidak memungut biaya pendidikan, kami menyadari bahwa sekolah yang hanya menawarkan pendidikan gratis tanpa perhatian pada kualitas akan sia-sia.

Pendidikan yang hanya berfokus pada pengajaran formal tanpa memberikan keterampilan hidup yang relevan atau memperhatikan perkembangan karakter siswa akan menghasilkan lulusan yang kurang siap menghadapi tantangan dunia nyata.

Dengan terbatasnya anggaran dan fasilitas seperti sekolah-sekolah besar di kota yang memiliki akses ke teknologi modern, laboratorium lengkap, atau ruang kelas yang canggih.

Maka kami memutuskan bahwa keterbatasan ini tidak boleh menjadi penghalang untuk menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas.

Berpikir lebih kreatif dan memanfaatkan setiap sumber daya yang ada untuk menciptakan pendidikan yang bermakna bagi peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Search