Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) jilid 3 Tahun 2026 kembali akan digelar oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, pada 25 Juli 2026. Kegiatan ini akan digelar di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), diikuti perwakilan seluruh PDM di Jawa Timur.
Menurut Irwan Hasan, Ketua Panitia Fashmu 3, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan untuk peningkatan mutu ketrampilan anak-anak dan remaja dalam belajar membaca, menulis, menghafal serta mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari secara komprehensif. Juga untuk menumbuh kembangkan budaya dan motivasi belajar dan memberikan sarana aktualisasi diri dalam hal pendalaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam.

Pada tahun ini, berbagai lomba yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:
- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)
Lomba membaca Al-Quran Mujawad yang dibawakan dengan beberapa jenis lagu yang telah masyhur dalam ilmu tarannum dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Lomba ini diperuntukkan bagi peserta didik yang berada di Amal Usaha Muhammadiyah pada jenjang usia 5 s/d 12 tahun dan usia 13 s/d 17 tahun.
- Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ)
Lomba melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan hafalan. Kemampuan hafalan tetap didasarkan pada penguasaan ilmu tajwid sehingga dapat disampaikan secara murattal. Lomba ini diperuntukkan bagi peserta didik yang berada di Amal Usaha Muhammadiyah pada jenjang usia 5 s/d 12 tahun dan usia 13 s/d 17 tahun.
- Lomba Pilihan Da’i Cilik (Pildacil)
Adalah lomba keterampilan dan seni menyampaikan pesan nilai-nilai agama Islam yang berpedoman pada Al-Qur’an secara lisan tanpa membaca teks. Lomba ini memperhatikan beberapa aspek penilaian meliputi: (1) waktu; (2) teknik vocal/intonasi; (3) penguasaan materi, (4) gesture (ekspresi wajah); (5) sikap serta busana. Lomba ini diperuntukkan bagi santri usia 5 s/d 12 tahun.
- Lomba Qiroatil Kutub (LQK).
Adalah Lomba Ketrampilan Qiroatil (Membaca) Kitab keislaman berbahasa arab atau kitab keislaman berbahasa lainnya yang menjadi rujukan tradisi keilmuan Islam yang menggunakan model syarakh (penjelasan) sebagai Teknik penulisannya dan berisi gramatika dan sintaksis Bahasa Arab (ilmu Nahwu dan Sharaf), ditunjang ilmu sastra arab (balaghah) dan logika (mantiq) untuk memahami bagaimana sebuah kalimat itu memiliki makna, lalu bagaimaana Teknik mengambil Kesimpulan dari suatu masalah.
- Lomba Kaligrafi Islam (LKI)
LKI (Lomba kaligrafi Islam) adalah lomba yang menekankan pada kemampuan seni menulis ayat-ayat al-Qur’an sesuai dengan kaidah dan tata cara penulisan kaligrafi yang benar. Lomba ini diperuntukkan santri TPQMU yang berusia 13 s/d 17 tahun.
- Lomba Imam Shalat (LIS)
LIS (Lomba imam shalat) adalah lomba yang dilaksanakan untuk para Imam shalat Masjid Muhammadiyah yang menekankan pada kemampuan membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan indah serta memiliki pengetahuan fikih shalat sesuai dengan tuntunan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Peserta berusia 15 s/d 30 tahun.
- Lomba Muadzin (LM)
LM (Lomba Muadzin) adalah lomba yang dilaksanakan untuk para Muadzin Masjid Muhammadiyah yang menekankan pada kemampuan mengumandangkan adzan dengan baik FASHMU 3 JAWA TIMUR 2026 dan indah serta memiliki pengetahuan tentang sunnah-sunnah menjadi muadzin sesuai dengan tuntunan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Peserta berusia 13 s/d 25 tahun.
- Lomba Sarhil Quran (LSQ)
LSQ (Lomba Sarhil Quran) adalah lomba yang menekankan pada kemampuan retorika, tilawah dan terjemah ayat-ayat al-Qur’an. Lomba ini beregu/tim yang terdiri dari 3 orang, untuk usia 13 s/d 17 tahun. Tema materinya ditetapkan oleh panitia.
- Lomba Deville (LD)
LD (Lomba Deville) adalah lomba yang berbasis pada performance kontingen dari setiap Majelis Tabligh PDM dalam rangka memeriahkan arena lomba. Berupa tampilan kostum unik dengan mengacu pada etika dan ketentuan agama juga penampilan gerakan atraktif, kekompakan dalam parade tim.
Irwan berharap setiap PDM se Jatim mulai mempersiapkan diri untuk memilih dan menyeleksi calon peserta, sekaligus berlatih secara intensif. “Kami segera mengirimkan teknis pelaksanaan setiap lomba agar setiap PDM menyiapkan peserta terbaiknya.” tandasnya. (nun)
