Manasik Lebih dari 15 Kali: Layanan KBIHU Muhammadiyah Kota Surabaya Diapresiasi Jemaah

www.majelistabligh.id -

Suasana jelang Salat Jumat di Masjid Nabawi, Jumat (9/5/2025) pukul 10.30 waktu Arab Saudi, begitu padat. Ribuan jemaah memadati setiap sudut pelataran. Di tengah hiruk-pikuk pencarian tempat ibadah itu, sebuah kisah hangat terjalin, menjadi pelipur bagi kerinduan spiritual yang telah dipupuk selama belasan tahun.

Afifun Nidlom, anggota Media Center Haji PPIH Arab Saudi, tengah mencari tempat salat yang nyaman ketika tiba-tiba terdengar suara memanggilnya. Suara itu datang dari arah sebelah kiri. Seorang pria tua bersahaja menepikan tangan, mempersilakan duduk di sampingnya.

“Namaku Moch. Suyuth,” ujarnya sambil tersenyum. Usianya 61 tahun, lahir 1963. Ia tinggal di Platuk Donomulyo Gang 5 No. 16, Kota Surabaya. Hari itu, ia menjadi salah satu dari 125 jemaah yang berangkat haji bersama KBIHU Muhammadiyah Kota Surabaya tahun 2025.

Suyuth adalah pensiunan Perusahaan Gas Negara (PGN) Ngagel Surabaya. Ia mendaftar haji sejak 2012. Setelah 13 tahun penantian, kini ia berangkat bersama istri tercinta, Ida Widyastutik.

“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa berangkat haji,” ungkapnya penuh haru.

Obrolan hangat tak berhenti sampai di situ. Karena ada juga Nuswanggono, jemaah asal Kedungtarukan yang kini berdomisili di Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Pria kelahiran 1975 ini aktif sebagai anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah setempat.

Ia pun berangkat bersama sang istri, Erlies. Keduanya juga mendaftar haji sejak 2012.

“Alhamdulillah, saya dipercaya menjadi ketua regu (karu). Setiap karu bertanggung jawab atas 10 jemaah,” katanya, menegaskan peran penting yang ia emban selama di Tanah Suci.

Ketika ditanya tentang pelayanan KBIHU Muhammadiyah Surabaya, keduanya kompak menyatakan kepuasan. Sejak Oktober 2024, mereka mendapatkan bimbingan manasik lebih dari 15 kali.

“Kami senang ikut KBIHU Muhammadiyah Surabaya karena jelas dan tegas dalam memberikan tuntunan manasik,” ujar Suyuth dan Nuswanggono serempak.

Mereka masuk Asrama Haji Sukolilo pada 6 Mei 2025 dan diberangkatkan ke Madinah pada 7 Mei 2025, tergabung dalam kloter 17 Embarkasi Surabaya. (afifun nidlom)

Tinggalkan Balasan

Search