Manusia Tamak Harta dan Jabatan Akan Rusak Agamanya

*) Oleh : Ferry Is Mirza
jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Akhirat adalah sebagaimana yang difirmankan Allâh Subhanahu Wa Ta’ala: “Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la : 17)

Rasulallah bersabda :

“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu” (HR. Tirmidzi)

“Barangsiapa yang menjadikan dunia tujuan utamanya , maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kemiskinan atau tidak pernah merasa cukup selalu ada di hadapannya” (Zaid bin Tsabit RA)

“Rasûlullâh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Rasûlullâh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengabarkan bahwa ketamakan manusia terhadap harta dan jabatan pasti akan merusak agamanya.“

Selain hadits di atas, Al-Qur’an juga menerangkan tentang keseimbangan hidup antara dunia dan akhirat, yaitu QS. Al Qashshash ayat 77 yang berbunyi, :

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi”.

Yaa Allah jagalah hati, pikiran dan sikap kami selalu positif.

Yaa Allah ampunilah kesalahan kami dan kedua orang tua kami.

Yaa Allah tolong ingatkan kami bahwa kebaikanMu lebih besar dari pada kesalahan kami.

Yaa Allah tuntunlah kami senantiasa mengingatMu untuk selalu Syukur, Ikhlas, Sabar.

Yaa Allah bukakan pintu rejeki yang berkah kami dari berbagai arah.

Yaa Allah mampukan kami  mengangkat derajat kedua orang tua dan memuliakannya serta bahagia dunia selamat di akherat.

In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah. (fimdalimunthe55@gmail.com)

ba’dasubuh@terasmasjidbaiturrahmanrayajantisjo

Tinggalkan Balasan

Search